Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Nada suaranya datar, tapi jelas ada sindiran tipis yang disengaja. “Padahal, saya tidak melihat alasan bagi Liris untuk menolak, Apalagi seluruh biaya relokasi sudah sepenuhnya ditanggung oleh Grady Group. Kecuali, tentu saja… ada keberatan pribadi yang tidak tertulis di atas kertas, nona Ayla?”
716 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
RINDU SETELAH BERCERAI

RINDU SETELAH BERCERAI

Mas Fendi menggeram menatap pria yang ada di dekatku itu dengan penuh kemarahan, ada genangan di pelupuk matanya, tapi itu bukan air mata sedih, melainkan dendam yang sangat besar pada calon suamiku. "Bersihkan nama Fatimah atau kalau tidak, maka aku yang akan memberi tau anak anak tentang perbuatanmu yang keji! Kau sudah mempermalukan dan memfitnah wanita baik baik," ujar dr. Rudi dengan tatapan tak kalah tegas.
8.519.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Ia merasa pandangan Rindu sanga merendahkannya. "Sore," jawab Rindu dengan ramah. "Oya, Lita. Maaf ya sebelumnya. Aku cuma mau minta tolong sama kamu, lain kali kalau mau main ke sini, jangan pakai pakaian terbuka kayak gini, ya! Kan, nggak enak kalau dilihat suami dan Papaku," tutur Rindu dengan sopan, takut Lita tersinggung. Rindu merasa kasihan pada Lita, hanya demi kata gaul, ia suka mengumbar auratnya tanpa peduli dengan dosa.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Menikah Denganmu

Bukan Inginku Menikah Denganmu

Radinka seperti sengaja sibuk dengan Rendy. Padahal bukan begini yang Mila maksud. Dia melarang Radin menyentuhnya kalau bukan untuk keperluan sandiwara. Lalu, bukankah Rendy masih bagian dari Amar Group? Apakah Radinka salah tanggap kata-katanya tadi? Ah pusing deh. ***
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Rendra ikut memakan sosis panggang yang baru dibelinya di kedai yang ada di mol. "Yah.. kenapa anak-anak Tante Tari bilang kalau Rindu itu anak pelakor? Pelakor itu apa Yah?" Tiba-tiba Rindu menanyakan hal yang sama lagi, hampir membuat Rendra tersedak sosis yang sedang dia makan. Rendra segera membersihkan mulutnya dengan tissue dan menatap Rindu. "Nak.. kamu bukan anak pelakor. Kamu anaknya Ayah dan Mama."
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Memutuskan untuk membuka aplikasi f******k dan mencari informasi, ia tak bisa melihat story w******p milik Rindi karena pengaturan privasi. Seperti yang sudah ia duga sebelumnya, Rindi selalu memosting aktivitasnya di media sosial. Story pertama menunjukan wanita itu sedang berada di sebuah dealer sepeda motor bersama ibu dan adiknya. Jihan kembali menggeser layar telepon pintar miliknya.
9.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Sahabatku berdecak. “Lo mau aja terima dia, Rin?” Sambung Cindy menatapku intens. “Maulah. Gue juga kan punya masa lalu yang kelam. Pernah free sex, pernah hamil, pernah narkoba, lo tau itulah. Gak ada alasan buat gue nolak dia Cuma karena masa lalunya. Gue bukan perempuan baik-baik kayak lo, Cin ....”
10102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai rindu terlarang
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Baca Semua Ulasan
Suami tanpa Pilihan

Suami tanpa Pilihan

“Apa kamu pikir bisa mempermalukanku di depan semua orang?” Rindu menahan diri untuk tidak menggeleng. Dia tahu, percuma berdebat dengan pria ini di tempat umum. “Aku tidak melakukan apa-apa, Tristand. Mungkin kamu yang terlalu berlebihan,” jawabnya dengan nada lirih namun penuh perlawanan. Tatapan Tristand tajam menembusnya. “Jangan pernah mempermalukan aku, Rindu. Apapun yang terjadi, ingat itu,” ancamnya, meskipun suaranya tetap tenang.
8.31.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Penantian Malam Pertama

Penantian Malam Pertama

lanjut Miana mencoba bernegosiasi agar Rendi tidak mengucapkan kata-kata terlarang itu. "Dengan keadaan dirimu yang sudah kotor, kamu masih ingin menjadi istriku, hmm?" "Apa kamu sama sekali tidak tahu malu dengan permintaan seperti itu? Atau memang karena harga dirimu sudah hilang seluruhnya sampai membuatmu dengan mudah mengajukan permintaan yang tentu saja akan aku tolak," ejek Rendi membuat Miana sangat geram.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Aku bukan istri biasa

Aku bukan istri biasa

"Jangan pernah macam-macam Rindi. Sudah aku katakan tidak usah mengungkit masa lalu." Rindi menghela napas berat ketika mendapatkan penolakkan dari Danu. 'Kau boleh menolakku sekarang Danu, lihat saja aku akan buat kau jatuh cinta lagi nanti denganku.' Rindi berucap dalam hati. Dia pun akhirnya pamit dan keluar dari ruangan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status