Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Orang itu adalah Roki. "Sial! Kenapa bajingan itu ada di sini?! Pantas saja pertahanan dan serangan mereka sangat kuat!" gumam Letnan Hitman. "Ayo, kalian juga serang...!" teriak Roki. Kali ini Roki menyuruh pemilik kekuatan elemen angin untuk menyerang. Ber..., ber..., ber...! Ada tiupan angin yang sangat kencang. "Tunggu aba-aba dariku!"
9.7110.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Dari retakan itu, bangkitlah empat sosok yang terbuat dari energi murni. Mereka adalah Roh—manifestasi dari roh alam liar yang dipanggil oleh Tetua Hu. Satu Roh terbuat dari batu granit yang kokoh, bentuknya seperti kura-kura raksasa yang lambat namun tak tertembus. Satu lagi terbuat dari air yang terus-menerus berubah bentuk, lincah dan sulit untuk ditarget. Yang ketiga adalah pusaran angin tajam yang menderu-deru, terus bergerak mengelilingi arena. Dan yang terakhir, yang paling agresif, adalah Roh yang terbuat dari api murni yang berkobar-kobar.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Legenda Jenius Beladiri

Legenda Jenius Beladiri

"Tebasan Pedang Angin." Ratusan sileut angin yang terbentuk dari pedang Lin Feng melesat sangat cepat ke arah kepiting raksasa. Duarrr Duarrr Duarrr Sileut-sileut angin itu mengenai tubuh kepiting raksasa. Namun, kepiting raksasa tidak terpengaruh sama sekali. Goarrr
9.1169.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Angin menghantam jendela kristal dengan nyaring. "Yang Mulia... lihatlah ke luar," ucap Roseline pelan dari sudut ruangan. Kaelan melangkah ke balkon. Permukaan laut kini gelap dan bergolak hebat. Awan hitam pekat bergulung dari Utara. Kilat biru menyambar membelah awan. Permukaan air naik drastis. Benteng Ocean berguncang menahan hantaman angin pertama.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

Angin yang mematikan. “HAAA...” Narga berteriak keras-keras. Senyiur angin terasa. Burung-burung di atas sana terbang menjauh. Daun-daun pohon beringin bergoyang-goyang diterpa angin. Debu mengepul terkena angin pukulan Narga. Beberapa saat tubuh Narga yang tengah mengambang satu meter dari tanah tidak terlihat.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai roh angin
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Feng Yuntian mengangkat alis, kemudian dengan tenang menunjuk ke arah tebing yang menjulang tinggi. “Binatang roh itu dikenal sebagai Qi Feng, raja angin dari zaman kuno. Ia tidur di pusat spiral angin, dan tubuhnya menghasilkan badai yang melindungi akar naga angin dan kristal batu sumber. Serangan langsung tidak mungkin. Tapi ada celah…” Lin Gong mendekat, matanya berbinar-binar. “Celah? Maksudmu, ada cara untuk menghajar raksasa itu tanpa membuatnya bangun?”
9.860.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Angin membawa kenangan cinta 12 tahun

Angin membawa kenangan cinta 12 tahun

“Mungkin karena anginnya kencang, jadi matanya kemasukan debu.” Angin malam berhembus membawa aroma manis roti pangggang dari toko roti pinggir jalan. Hidupku tetap berlanjut. Besok pagi, putriku ingin makan mie wonton dari warung di lantai bawah gedung. Aku harus membangunkannya lebih awal.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun yang Hanyut Bersama Angin

Sembilan Tahun yang Hanyut Bersama Angin

Nama kami hanya berbeda satu huruf. Asisten junior Rendra bernama Alesha, sedangkan namaku Alisha. Untuk kesekian kalinya, Alesha kembali salah menyebut nama kami berdua. Kali ini, kesalahan itu terjadi di pesta lajang yang diadakan perusahaan untuk merayakan hubunganku dan Rendra. Semua orang langsung bersorak, menggoda kami berdua. Sebuah spanduk berisi ucapan selamat atas berakhirnya masa lajangku dan Rendra pun dibentangkan. Seseorang membacanya dengan lantang. “Selamat untuk Rendra dan Alesha! Semoga kalian selalu bahagia dan saling mencintai selamanya!” Suasana di dalam ruang pesta seketika hening. Suara Alesha yang lirih dan gugup pun terdengar. “Maaf, Kak Alisha. Aku nggak sengaja sa
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
The Wind

The Wind

Apa kau menyukai angin?? Angin yang berhembus dengan lembut... ----- #Viona_Arkaila Aku duduk di kelas dengan masih menunduk, aku mencoba mengalihkan perhatian sambil membaca buku, tetapi tetap saja aku merasakan tatapan membunuh dari mereka-para penggemar Evan-bisa langsung menghujam punggungku. Sejak Evan mendorongku agar masuk kelas tadi pagi, tatapan mereka tidak berubah, tolong! Aku bisa lihat mata mereka seakan-akan ingin lepas dari tempatnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Angin yang menerpa pepohonan dengan brutal itu membuat suasana damai di sekitar kami mendadak berubah mencekam. “Maaf Nyonya,” ucap Anto sebelum merangkul dan menaikkanku ke punggung Robet yang kemudian membawaku berlari pergi bersamanya. “Saya harus menggendong Anda. Kita harus cepat kembali!” seru Robet melawan suara angin kencang yang menghasilkan suara berisik mengerikan saat beradu dengan rimbunnya pepohonan hutan, juga suara hujan yang menerpa rerumputan dan pohon di sepanjang perjalanan kami.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status