Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raja Hantu Kegelapan

Raja Hantu Kegelapan

Dia melakukannya hingga tujuh kali, dan di momen ini, sebuah hembusan angin datang entah dari mana, mengibarkan jubah Rostav dengan liar. Rostav meletakkan kedua tangannya di depan wajah, berusaha untuk setidaknya mengurangi dampak dari hembusan angin. "Angin dari mana ini? Apakah ritualnya berhasil? Apakah aku akan kembali ke Bumi?" Rostav merasa sedikit optimis dengan hal ini, dia sungguh sangat berharap dapat kembali ke Bumi. Tapi, hembusan angin menjadi semakin kuat, dan Ramuan yang ada di dalam peti terangkat dengan sendirinya. Itu melayang di udara!
381 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

Dengan mengambil keuntungan 5 persen pada setiap pinjaman rasanya sudah lebih dari cukup menguntungkan perusahaannya. Kali ini adalah meeting final pembahasan mengenai layout dari aplikasi yang akan diluncurkan. Warna merah adalah warna dasar dari tampilan aplikasi tersebut. Baros Rent Finance adalah nama aplikasi yang akan muncul di setiap jendela pencarian internet nanti. Tepuk tangan dari Vico mengakhiri sesi meeting tersebut. Kemudian diikuti oleh anggota vendor lain yang merasa lega karena proyeknya disetujui oleh user.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Balas Ajeng, menerima 2 kantung Kepeng emas. --------------------------------------------------------------- Halo, dukung aku terus yah. Maaf jika banyak kata yang masih typo,🙏 Note: -Bhumi: Pusat Kota Kerajaan -Kepeng: Uang koin berbentuk emas -Dayang: Pembantu para anak bangsawan. -Pribumi: Adalah keturunan bangsa asli dari tempat tinggalnya. -Bangsawan: Anak berdarah biru
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Di bawah langit yang luas, terbentang jajaran pegunungan berwarna kuning yang membentang. Inilah Gurun Deblin di barat laut. Tempat ini membawa kesunyian dan kekosongan, tetapi bagiku, tempat ini jauh lebih menenangkan daripada kebisingan kota-kota besar yang menjulang tinggi. Setelah sampai di lembaga penelitian, aku menenggelamkan seluruh jiwa dan ragaku ke dalam eksperimen dan kesibukan. Sesekali, aku juga pergi ke sekolah dasar di samping lembaga tersebut untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

"Bagaimana aku bisa tenang? Kalau Keluarga Lesmana nggak segera menemukan investor, arus kas kita bakal terputus! Pesan yang kukirim ke Keluarga Daryata juga belum dibalas." Dengan kesal dia menyalakan cerutu, wajahnya tertutup asap tebal. Saat itu Raisa masuk. Dia langsung mengerutkan kening dan menutup hidungnya. "Ayah, bukannya sudah kubilang jangan merokok di dalam rumah? Aku nggak suka bau asap rokok." Biasanya Tuan Willy akan segera mematikan rokoknya. Namun, kali ini wajahnya tampak begitu muram. "Masuk ke kamarmu."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Angin laut membawa aroma asin yang menenangkan. Ia menyusuri jalan kecil berdebu, mendengar deru ombak dari kejauhan — suara yang dulu membuat Damar berkata, “Kalau nanti kamu nggak tahu arah, denger aja suara laut. Dia bakal bawa kamu pulang.” Kalimat itu kini menggema lembut di pikirannya. Tapi kali ini, “pulang” tidak berarti kembali ke seseorang.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Udara menjadi dingin, dan udara yang terbawa oleh angin dari arah bayangan menjadi hangat. “Aku kira selama ini kau telah mempunyai banyak cairan yang lebih hebat dariku!” cibir Rosok. Beberapa saat kemudian dia tertawa. “Hahahaha, apakah kau bisa mengalahkanku dalam menguasai dunia cairan? Hahaha!”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

Satu persatu roh api yang mendekat di jarak 5 meter hilang seperti tertiup angin. 10, 20, 30, 50, 80, 100 roh api yang mencoba menyerang secara bersamaan hilang di jarak 5 m seperti ditiup oleh angin. "A-apa?! Bagaimana bisa!" Roh api yang menyerang habis tidak tersisa. Gerombolan roh api yang menyerang dan mengeluarkan suara embusan api yang gagah segera hilang setelah mereka mencapai jarak 5 meter dari Aria.
8.89.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 49 LAST EPISODE C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Angin sepoi-sepoi memberi sejuk hati di sepanjang perjalanan. Bentuk angin yang tidak terlihat, tetapi bisa dirasakan membuatnya memahami bahwa tentang ketulusan hati itu sama seperti angin, tidak terlihat tapi bisa terasa.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Aroma surgawi yang luar biasa pekat, segar, dan menenangkan seketika meledak, memenuhi seluruh penjuru ruko yang sumpek itu. Mata Koh Aseng membelalak lebar. Hidungnya kembang kempis menghirup udara dengan rakus layaknya orang yang baru pertama kali bernapas. Amarahnya lenyap tanpa sisa, digantikan oleh euforia dan ketidakpercayaan absolut.
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai roh angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status