Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Aku mendaftarkan anakku ke playgroup dan tak disangka mereka memberiku kartu pijat di spa sebelah. Begitu memasuki ruang pijat, aku terkejut karena terapis terbaik yang memijatku itu melakukan sesuatu padaku….
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Mario menatap baju adik iparnya yang basah di bagian dada itu. Lisa tampak menutupinya karena malu. Baju-baju bayi, popok, dan banyak barang berserakan di lantai. "Ka--kamu punya bayi?" Mario terkejut. Lisa tidak menjawab. Ia hanya menangis. Wanita itu memunguti barang-barangnya dengan ketakutan. Takdir macam apa ini? Saat istrinya sekarat dan bayinya butuh donor ASI, adik iparnya yang kabur dari rumah setahun yang lalu tiba-tiba muncul di depannya. Takdir apa lagi yang akan mengikat mereka? Cinta bersemi kembali-kah? Atau cinta yang tak bisa bersatu?
611.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Hot Uncle My Husband

Hot Uncle My Husband

Rindu Hujan
“Nay, kamu diantar siapa?” Tanya Rama pada putrinya. “E-diantar, E-sendiri Pa, kenapa?” Tanya Naya gugup menutupi kebenarannya. “Ya sudah ganti baju gih, kita makan siang sama sama.” Naya melipir menuju kamar dengan degup jantungnya yang sulit dikendalikan. Napasnya seolah tercekat karena mencari alasan yang masuk akal untuk menjawab pertanyaan papanya, sedari kecil Naya tak pernah berbohong. Namun jika sudah menyangkut Doni, Naya bisa apa selain menyembunyikan hubungannya dengan Om yang digadang-gadang akan menjadi suaminya kelak, itulah harapan Naya dan Doni.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Suami Meninggalkanku Saat Gempa, Dia Menyesal Saat Aku Memilih ke Selacau

Suami Meninggalkanku Saat Gempa, Dia Menyesal Saat Aku Memilih ke Selacau

Saat gempa dahsyat menghantam, suamiku justru mendorongku hingga jatuh demi menyelamatkan mahasiswi miskin yang selama ini dia santuni. Aku tertimbun reruntuhan. Batu-batu bata menghantam tubuhku hingga organ hatiku robek, dua tulang rusukku patah, dan bayi dalam kandunganku tewas karena lemas. Akan tetapi, tepat saat aku akan didorong masuk ke ruang gawat darurat, suamiku justru mencegat dokter. "Selamatkan Aisha dulu! Dia syok berat dan rentan anemia. Ambil darah Zoya saja, golongan darah mereka sama." Rumah sakit itu adalah milik Keluarga Aditya, keluarga suamiku. Dokter itu sempat ragu sejenak, tetapi akhirnya dengan tangan gemetar, dia menuruti perintah sang tuan muda. Akibat penanganan yang terlambat, janin yang mati di rahimku memicu infeksi parah. Aku mengalami pendarahan hebat dan terpaksa menjalani operasi pengangkatan. Di dalam ruang operasi yang senyap, sayup-sayup aku mendengar suamiku di ruangan sebelah sedang menyenandungkan lagu pengantar tidur demi menenangkan perempuan lain. Tak lama kemudian, perutku pun mengempis. Sambil menatap langit-langit ruang operasi yang pucat, keringat dan air mataku luruh menjadi satu. Dengan sisa tenaga yang ada, aku menekan tombol nomor telepon. "Guru, dalam program pengabdian mengajar ke Selacau minggu depan, aku juga mau ikut."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Senandung Cinta Aisyah

Senandung Cinta Aisyah

Ciety Ameyzha
Rasa trauma mengurung Aisyah dalam ruang lingkup masa lalu. Ia mencoba menata hidup kembali setelah kejadian pahit yang terjadi secara beriringan dalam waktu dekat. Tak disangka ternyata Allah mempertemukannya dengan David --SPV baru. Pertemuan terus terjadi, hingga mengantarkan mereka pada sebuah
104.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Dalam ruang perawatan yang hening dan penuh nuansa ambigu, tatapan pasien bagaikan sepasang tangan yang mengelus tubuhku. Pada detik berikutnya, aku melepaskan kancing seragamku dan membiarkan diriku terjerumus dalam permainan kotor. Akhirnya, dia merobek stokingku dan jemarinya meraih bagian terdalamku.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Tepat pada hari ulang tahunku, seorang sepupu yang sedang belajar balet terjatuh dan kakinya cedera. Ayah begitu marah dan langsung memukul kakiku dengan tongkat. Aku menjerit kesakitan, tetapi dia malah menyindir dengan nada kesal. "Sekarang kamu tahu bagaimana rasanya kesakitan? Waktu kamu dorong sepupumu sampai terjatuh dari tangga, kenapa kamu nggak mikir kalau dia juga akan kesakitan?" Dia memukulku lebih keras lagi, sampai aku tidak sanggup berteriak lagi. Untuk membuatku jera, dia melemparku yang sudah sekarat ini ke dalam ruang bawah tanah. "Yolanda, kalau kamu sudah bisa membuang pikiran jahatmu itu, baru aku akan mengeluarkanmu!" Namun, saat dia membuka ruang bawah tanah itu lagi, dia hanya menemukan tubuhku yang sudah hancur dan membusuk.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Blurb : “Cahaya tahu di kamar Ayah sama Tante ngapain?” cecarku menanti kepastian. “Nggak tahu, Bunda. Cuma Cahaya pernah lihat Tante Rosa nggak pake baju, terus Ayah naik ke atas Tante. Pas Aya masuk dan tanya, Ayah cuma bilang mau ngobatin Tante. Aya nggak boleh masuk kata Ayah, terus dikunci deh pintunya dari dalem,” kata Cahaya dengan polosnya. Dan Nayla hanya bisa terpaku di tempatnya. * Hidup Nayla terlalu sempurna, hingga suatu ketika celotehan putrinya, Cahaya, mampu meruntuhkan kesempurnaan hidupnya. Sanggupkah Nayla menghadapi semuanya dengan ikhlas dan tegar?
1064.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Bukan Sekadar Kakak Tiri

Bukan Sekadar Kakak Tiri

Aku tinggal satu atap dengannya. Tidur di kamar sebelahnya. Dia kakak tiriku—status yang datang karena pernikahan orangtua kami. Tapi tubuhku merinding setiap kali dia lewat. Jantungku berpacu saat mata dinginnya menatapku diam-diam. Ardian terlalu tampan, terlalu berbahaya… dan terlalu dekat. Dia memanggil ayahku dengan “Paman”, tapi tidak pernah menyapaku sebagai adik. Karena kami tahu… Ada hal-hal yang seharusnya tidak kami rasakan. Tapi sudah telanjur tumbuh. Dan semuanya dimulai… sejak aku tanpa sengaja melihatnya malam itu—tanpa baju, tanpa batas.
739 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai ruang baju
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
56789
...
39
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status