Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati
Ya Alloh Ya Robbi, belum juga hilang kekesalanku yang tadi karena dibohongi, sekarang kata-katanya itu menyebalkan sekali.
“Kakak juga banyak urusan, Citra. Kalau Uwak mau berkunjung, ya silakan kamu terima dia. Kan kamu tuan rumahnya,” jawabku.
“Kak, lagian Kakak harus ada di rumahku, biar sekalian Uwak bertemu Kakak juga. Kan Uwak gak mungkin berkunjung ke rumah Kakak untuk menemuimu. Malu kali dia, Kak. Rumah Kakak kan kayu, dan kuno. Gak akan ada yang mau berkunjung, lah. Jujur ya Kak, aku aja kalau mau ke sini suka lihat kanan kiri dulu takut ada tetangga lihat. Malu kalau ketahuan kakak iparku tinggal di rumah kayu,” ejeknya. “Maaf, Kak. Bukannya aku mau menghina, tapi ini sebagai moti
Hot Chapters