Hajatan di Rumah Ibu
Satu kilometer, dua kilometer, hingga akhirnya rumah masa kecilku terlihat di ujung jalan.
“Assalamualaikum, Bu!” Aku mengetuk pintu dengan perlahan, suaraku melantun penuh harap.
Namun, tidak ada jawaban. Tidak ada langkah kaki yang mendekat. Aku menunggu beberapa saat, mengetuk lagi dengan sedikit lebih keras, tetapi tetap saja sepi.
Hingga tiba-tiba suara seseorang terdengar dari arah belakang. “Tah, sedang apa di situ?”
인기 회차