Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Harusnya mereka gak pindah begitu saja tanpa tanya lebih dulu kenapa rumah ini bisa semurah itu. Tapi sekarang terlambat. Rumah itu sudah hidup. Dan ia tahu… mereka sudah diperhatikan. --- Di pagi keempat, Galang menggambar sesuatu di kertas putih. Gambar rumah mereka. Tapi yang bikin Ranti gemetar adalah detailnya: Di setiap jendela rumah, ada bayangan. Di atas atap, ada siluet seseorang berdiri.
10812 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Yang Kau Sia-Siakan

Benih Rahasia Yang Kau Sia-Siakan

Rumah mewah berwarna putih berlantai 2 terdapat sebuah air mancur kecil di halaman dengan gerbang tinggi nan kokoh berwarna hitam membuat terlihat semakin indah. "Ya Tuhan, ini rumah kita, Mas? Wah, indah sekali." ucapnya terkagum-kagum. "Iya, ini rumah kita! Gimana apa kamu suka?" "Suka sekali, Mas! Astaga, rumah ini indah sekali." "Kita masuk sekarang?" Lagi-lagi Kezia di buat takjub dengan keindahan di dalamnya pada saat rumah itu di buka. Tampak ruang tamu yang begitu luas dengan lampu gantung besar menghias di langit-langit.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Jelas Bang Hasim. “Apa benar?” “Kamu tahu? Hantu yang terus sholat di kamarmu itu sudah betah, dia tinggal di gantungan pintu. Kamu enggak usah kaget, karena yang ngundang dia itu pemilik rumah sendiri.” “Abang tahu dari mana?” “Itu cuma perspektif. Kalau alasannya memang karena mitos, ya udah, jalani saja begini.” "Tapi, kalau itu berasal dari sejarah rumah ini. Gimana?"
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
PENYESALAN MANTAN SUAMI

PENYESALAN MANTAN SUAMI

jelas Gani. "Ya, Mas. Kita tidurnya di rumah ibu saja," jawab Kirani. Kemudian ia mengambil sarung dan baju koko suaminya untuk disimpan di rak khusus sajadah. Sementara baju koko Gani tadi di gantung menggunakan _hanger_baju lalu digantungkan di belakang pintu kamar. Diluar masih gelap. Lampu jalan juga masih menyala. Gerimis halus yang turun membuat penduduk desa ini sepertinya banyak yang menarik selimut kembali.
8.7122.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Ucapannya menggantung, tak ingin membuka luka lama di dalam mobil itu. SUV melambat saat memasuki jalanan berbatu di pinggir kota. Rumah keluarga Adams akhirnya tampak—sebuah bangunan kayu sederhana berwarna cokelat tua dengan teras kecil di depan dan pagar rendah dari besi tua yang berderit. Lampu gantung di bawah atap teras memancarkan cahaya kuning hangat, menyinari beberapa pot bunga yang tampak tak terawat.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Beberapa detik kemudian dia malah senyum kecil. “…yaudah.” Dia nunjuk dinding ruang tengah tempat topeng kayu sebelumnya tergantung. “Lu rapihin aja. Jadiin gantungan di tembok sono.” Agung langsung melotot. “Lah rumah kita nanti kayak museum dong.” Rangga langsung berdiri sambil ngelurusin badan. “Bukan museum. Rumah antik.” Dia nunjuk sekitar santai.
10880 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

Tepat dirumah yang sudah siap huni itu, Gilang memarkirkan mobilnya. Rumah berlantai dua, Gilang memberikan warna putih untuk dindingnya. Gilang membuka kunci dan masuk kedalam. Rumah impian, rumah yang akan ia persembahkan untuk Riri. Hasil dari investasinya selama ini. Tanpa sepengetahuan siapapun Gilang juga punya saham, meski kecil-kecil di beberapa perusahaan. Dari investasi ia kumpulkan uangnya untuk membeli saham orang yang bangkrut.
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

Letak dan situasinya, sama sekali terasa asing. Anggun baru sempat melihat ruang tamu rumah itu. Bahkan kamar yang saat ini ditempati, sama sekali belum diperhatikan dengan baik. Dengan terpaksa Anggun menggantung kain berukuran dua meter kali seratus delapan puluh sentimeter itu pada gantungan handuk dekat bathup, lalu iapun membasuh diri.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Rumah Ratih sama sederhananya dengan kebanyakan rumah di kampung itu : Rumah berdinding separuh tembok dengan ruangan berpetak tiga yang masing-masing dibatasi dinding triplex dengan sebuah pintu masuk bertirai gorden. Di sudut dapur dekat pintu, terdapat sepetak ruang kecil tanpa sekat dengan tiga jejer gumbang besar di depannya. Tempat itu difungsikan sebagai WC, dan di sanalah Ratih berjongkok menghadap ke arah gumbang setelah lebih dulu menurunkan celana dalamnya sampai di lekukan lutut, menyingkap ujung dasternya ke atas dan menahannya di atas perut.
776 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Mereka terjatuh—tidak dalam jurang, tapi dalam ruang. Sebuah ruangan batu luas menyambut mereka, dengan ukiran relief di dindingnya. Relief itu menggambarkan perjanjian tua antara manusia dan langit. Tentang bagaimana gelang pertama dibentuk, bukan untuk kekuasaan, tapi untuk mengikat kehendak. Dan di tengah ruangan, berdiri sosok besar terbuat dari batu dan akar. Wajahnya tak jelas, tubuhnya seperti reruntuhan kuil, dan matanya kosong.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai rumah gantung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status