Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Kembar

Mati Kembar

Kubiarkan kedua putri ku sejenak dengan Papanya sedang aku mencoba untuk berkeliling sembari melangkah dan melihat kamar-kamar yang ada di rumah ini. Kamar utama bersebelahan dengan ruang TV atau ruang santai. Kemudian beberapa langkah ke belakang terdapat dua kamar lagi yang berhadapan, mu gkin ini cocok untuk kamar si kembar. Sedang satunya buat kamar tamu, mana tahu sesekali Nadia datang berkunjung atau mungkin Nenek Idah bertandang ke sini. Tiga kamar untuk keluarga kecil kami, aku rasa cukup.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Selain biaya sekolah yang masih ditanggung oleh ibu dan ayah, rumah yang aku tinggali saat ini juga dibelikan oleh ayah. “Kebetulan teman ayah ingin menawarkan rumah dengan harga yang spesial! Hanya ini yang ayah bisa dapatkan untukmu, Raihan. Bersemangatlah!” katanya. Ayah bilang hanya sebatas ini yang bisa ia dapatkan, tapi rumah berukuran 54 meter persegi dengan gaya kontemporer seperti ini terlalu besar untukku sendiri. Selain terlalu besar, itu juga terlalu melelahkan untuk dibersihkan. Sepertinya aku mengetahui mengapa ibu selalu marah saat menyangkut soal kebersihan rumah. Maafkan aku ibu.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Sang CEO

Istri Rahasia Sang CEO

Seseorang tertawa. Motor lewat pelan. Arsen menatap sekeliling rumah itu lagi. “Makanya aku cari rumah yang kayak gini.” Kamila berjalan pelan lalu akhirnya duduk di sampingnya. “Dekat orang-orang.” “Dekat kehidupan.” “Bukan cuma tembok besar dan satpam.” Kamila tersenyum kecil. “Aku nggak nyangka kamu mikir sampai sejauh ini.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Tania terus memaki-maki di sepanjang perjalanannya pulang. Perempuan itu benar-benar tidak lagi mentoleransi perbuatan Adrian. Tania terus membawa kendaraannya berbelok menuju sebuah cluster perumahan yang terbilang cukup mewah. Ia menghentikan kendaraan tepat di depan rumah dengan cat putih kombinasi abu-abu tua di mana tumbuh dua buah pohon cemara tinggi menjulang. Tidak ada tumbuhan lain selain itu.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
DANGEROUS LOVE

DANGEROUS LOVE

"Siap, aman itu." Napas Remo jadi lebih pendek-pendek, mukanya menjadi lebih pucat ketika dia dan Jenar tepat berada di depan rumah orang tua Jenar. Rumah besar bercat biru muda itu terlihat sangat menonjol di antara rumah-rumah di sekitarnya. Sebuah pohon mangga besar tumbuh kokoh menjulang di sisi halaman sebelah kanan.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

“Kami juga lagi pegang proyek rumah Satria dan Kaluna.” Ayah Kama langsung menoleh. “Rumah?” Om Kaivan mengangguk. “Iya.” Lalu memperlihatkan render rumah. Ayah Kama memperhatikan. Rumah itu besar. Sangat besar. Mewah. Modern. Namun lokasi yang tertulis membuat dahinya berkerut. “…Lembang?” Om Kaivan mengangguk. “Dekat rumah orang tua Satria.”
9.937.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah keluarga cemara
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
kartiwie yanie
seneng bgt kak er ada cerita tentang klan gunandhya semoga setelah ini ada cerita tentang zayn,narashima sama yg blm² deh soal ny suka bgt sama semua cerita nyaa luv banyak² buat kak erna aouthor tercinta
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Mereka bahkan tidak berani membayangkannya. SMA Cendekia terletak di kawasan paling sibuk di Kota Linong. Saat ini, harga rumah di sekitar sana melambung tinggi. Dengan tabungan Jeremy dan Irene saat ini, mereka hanya mampu membeli apartemen kecil dua kamar di pinggiran kota. Jeremy yang harus bolak-balik antara sekolah dan rumah, mana mungkin bisa tinggal di kompleks perumahan khusus guru seperti sekarang?
9.7383.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai rumah keluarga cemara
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Baca Semua Ulasan
Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

“Terima kasih Adrian, untuk pekerjaan aku akan menerimanya, tapi untuk tinggal di apartemen, aku tidak bisa, karena aku tinggal bersama putriku dan adik perempuanku.” “Kalau begitu Abang bisa menempati rumahku yang ada di perumahan, Cemara Indah, tapi rumahnya sederhana, kalau Abang mau, aku berikan kuncinya, tempatnya tidak jauh dari sini, naik kendaraan, tidak sampai 30 menit sudah sampai,” ujar Adrian.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Boss Baru itu Ayah Anakku

Boss Baru itu Ayah Anakku

“Syukur deh!” Caramel dan Kemal pun sudah berdiri didepan rumah sederhana tidak mewah namun tidak terlalu kecil juga. Kalau dilihat dari luar rumah itu terlihat seperti rumah jaman dulu dan terlihat sangat nyaman. “Ayo masuk!” Caramel langsung membuka sepatu yang dia pakai dari tadi. “Assalamualaikum! Nenek!” panggil Kemal. “Eh Kemal?” Kemal dan Caramel pun langsung menoleh kearah belakang. “Kamu pulang bawa istri kamu?”
1031.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Vonis Mandul Dari Mertuaku

Vonis Mandul Dari Mertuaku

Rumah bercat putih dengan aksen keemasan di kawasan perdesaan itu nampak menonjol di antara deretan rumah sederhana dari kayu dan tumpukkan genteng merah sebagai atap. Hujan rintik jatuh menghujami permukaan tanah yang lembut di pekarangan rumah, setelahnya mengeluarkan aroma tanah basah yang menenangkan. Semua anggota keluarga Dewandaru berkumpul di ruang keluarga, saling melempar candaan hangat sekilas terlihat seperti keluarga harmonis padahal nyatanya, hanya cacat permanen yang sedang mereka tutupi.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai rumah keluarga cemara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status