Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Perjalanan tak terlalu lama karena memang rumah Ivan masih dalam satu Kota dengan Reva. Roy memakai supir. Ia melihat alamat rumah Ivan sudah benar. Tetapi ia justru berhenti di depan rumah mewah berlantai tiga. Terdapat ukiran batu marmer dan ada mobil mewah juga. "Ini alamatnya sudah benar belum?" tanya Roy. "Sudah. Tadi Mega kasih alamat share lock dari Ivan," jawab Reva juga bingung. Ia kemudian menghubungi Mega tetapi ternyata masih dalam perjalanan. Begitu juga dengan orang tua Reva.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Suami Bersama

Suami Bersama

Karena siang hari tadi, aku dan Adrian ke tempat percetakan terlebih dahulu. "Kamu yakin ini rumahnya?" tanya Adrian. "Iya, benar, alamat ini aku dapat dari buku catatan Mas Yusuf di ruang kerjanya." Aku dan Adrian melihat-lihat keadaan rumah mewah bercat putih yang tampak tidak begitu ramai. Terpasang tenda di depan pelataran rumah itu, tapi hanya beberapa orang saja yang terlihat duduk di kursi yang berada di bawah tenda. Apa acaranya sudah selesai? Tapi, mengapa di depan rumah masih banyak mobil?
1076.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Apalagi halaman rumah itu di tanami berbagai macam tanaman yang menambah kesejukan mata. Rumah ini terlihat bertema minimalis modern. Aku harus mencari informasi kemana tentang rumah ini. Tidak ada nomor telepon atau alamat yang bisa aku datangi atau hubungi. Apa jangan-jangan rumah ini tidak di sewakan. Mayla masih berdiri sejak tadi masih berharap ada yang bisa ditanyainya. Pos satpam kenapa juga tak ada yang jaga, atau mungkin satpam perumahan ini sedang keluar. Cobalah aku tunggu siapa tahu aku bisa dapat informasi tentang rumah ini. “Sedang apa berdiri disini?” Sontak Mayla terjaga dari lamunannya. Dia langsung menengok kearah suara yang menegurnya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

POV AISYA "Siapa, Sya?" Ummi bertanya dari arah dapur. "Tidak tahu, Mi. Memang tak ada yang ngirim pesan main ke rumah?" Aku bertanya pada Ummi. Karena biasanya kalau ada keluarga yang datang, selalu mengirim pesan. Itu sudah seperti itu sejak aku kecil. "Dilihat dulu...." Pinta Ibu. Maka aku pun bergegas, berusaha berdiri dari dudukku. Namun, tanganku ditahan Syerin. Dia malah memintaku duduk.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku [Lihat ini, bagus sekali kan? Kamu dapat oleh-oleh apa dari suamimu, Shanum?]" Pesan dari Eva, calon istri dari teman sekantor suamiku sekaligus sahabatku di waktu SMA dulu. Ia memperlihatkan sebuah Bros motif pintu Aceh berwarna gold, manis sekali.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

pura-pura baik. Lalu aku pun langsung duduk di sofanya yang terlihat baru. Mungkin dia belinya waktu pindahan kesini, paling-paling juga kredit. sok kaya banget, iih! Aku terus memperhatikan sekeliling ruangan rumah Mbak Nina. Rumahnya sangat rapi, wangi aroma parfum ruangan, ada beberapa foto juga yang terpasang di dinding rumahnya, terlihat mereka berempat ada di dalam foto tersebut, mereka memakai pakaian seragam batik kembar. Ah, betapa harmonisnya keluarga ini, hal yang tak pernah kudapatkan selama menikah dengan Mas Gio.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Asisten Suamiku Adalah Maut Rumah Tanggaku

Asisten Suamiku Adalah Maut Rumah Tanggaku

Nada bicara Rangga terdengar dingin dan tanpa perasaan. Namun, aku melihat sesuatu. Dia diam-diam memberi Wina sebuah isyarat dengan tatapan mata. Dia pikir itu cukup tersembunyi, tapi dia tidak tahu aku memang sudah tahu dari dulu. Tanpa sepengetahuanku, dia membeli sebuah rumah kecil di pinggiran kota. Wina jelas memahami maksudnya. Dia berpura-pura cemberut kecewa, lalu diam-diam mengambil kunci dari saku mantel Rangga yang tergantung di rak, kemudian keluar dari rumah.
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

Ia menambahkan, lebih pelan tapi tegas, “Jangan biasakan mengabaikan grup keluarga.” “Iya, Ma.” Di seberang sana, Mama Arsen terdiam sejenak, seperti sedang menimbang sesuatu. “Kalian pulangnya bareng?” tanyanya kemudian, nadanya terdengar lebih lunak, meski tetap menyimpan kendali. “Iya, Ma.” “Habis dari mana saja?” lanjutnya, tanpa jeda yang memberi ruang untuk bernapas. “Aira tadi bertemu perwakilan Ivory Gallery,” jawab Aira hati-hati. “Terus Arsen datang buat jemput.”
10750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

Ya, memori dengan Zaki masih hadir sesekali. Akhirnya setelah berkali-kali turun untuk mengecheck beberapa kontrakan petak dan rumah yang ditemuinya sepanjang jalan, Sumi dan Ibu memilih satu buah rumah kecil di pinggir jalan dengan harga sewa lumayan. Rumah itu hanya memiliki satu kamar tidur, satu kamar tamu, ruang depan berukuran dua meter kali lima dan dapur yang sangat kecil. Namun di depan rumahnya masih ada sisa tanah yang bisa untuk menata meja dan berjualan dengan tenda.
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 953 kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Sumi bernapas lega mendengar jawaban wanita itu. "Mbaknya tinggal di sekitar sini?" Wanita itu bertanya. "Kontrakan saya jauh di belakang sana, Bu. Saya kerja di ruko itu. Kalau ibu mau ganti baju boleh di sana." Sumi menunjuk ruko tempat dia bekerja "Wah kebetulan sekali.Sebentar saya ambil pakaian saya dulu di mobil. Oh ya, kenalkan saya Maira. Mbaknya siapa?"
9.7581.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.1K kali sebagai rumah mbak sumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status