Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Nadhira memperhatikan setiap sudut kamar itu. “Tunggu Mas dapat rejeki lebih yaa. Nanti mas belikan kasur yang springbed kayak di rumah kamu. Mas tahu kamu tidak terbiasa tidur di kasur kapuk, tapi untuk sementara pakai ini dulu nggak apa-apa ya?” “Iya, nggak apa-apa,” jawab Nadhira. Dia tidak punya pilihan, meski mungkin tidak nyaman di awal, lama-lama dia akan terbiasa.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Janda Tanpa Malam Pertama

Janda Tanpa Malam Pertama

Namun, begitu mereka sampai dan pintu apartemen terbuka, Gavya tertegun. Ruangan luas dengan langit-langit tinggi terbentang di hadapannya. Dinding kaca memperlihatkan pemandangan kota kecil dari ketinggian. Furnitur modern tertata rapi, nuansa hangat bercampur dengan sentuhan mewah. Ada rak buku besar di satu sisi, lukisan abstrak menghiasi dinding, dan aroma segar memenuhi ruangan. “Z-Zeen,” Gavya terbata. “Kau benar-benar tinggal di sini?”
760 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Fariz mencoba menawarkan kamar yang lebih besar kepada Ica. Interior di kamar tersebut juga lebih lengkap dan bagus dari kamar sebelahnya. Apalagi ada dinding kaca yang dapat digeser untuk menuju _jacuzzi_ dengan pemandangan alam yang terbuka seolah-olah sedang mandi di tengah hutan. Tentu saja bukanlah hutan sungguhan, ada tembok pembatas setelah pohon-pohon rindang tersebut. "Terlalu besar. Ica kan cuma tidur sendiri," tolak Ica setelah mengamati ruangan tersebut.
108.0K viewsOngoingAdded to Library 287 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Padahal, sudah berkali-kali dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa perceraiannya dengan Elsa hanyalah sementara. Begitu badai ini berlalu, dia akan melamarnya lagi dan memberikan pernikahan yang megah untuknya. Namun, entah kenapa… Hatinya terasa hampa. Anto menganggap semua yang Elsa katakan hari ini hanyalah omong kosong karena amarah. Di Gotana, ada rumah mereka berdua. Bagaimana mungkin dia tak akan kembali? “Tok, tok...” Tiba-tiba, pintu kamar utama diketuk.
27.4K viewsCompletedAdded to Library 875 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
NODA PERNIKAHAN

NODA PERNIKAHAN

Saya jadi nggak enak sama orangnya, takutnya dikira saya nipu. [Iya, maaf ya, Ndi. Beberapa hari ini Mbak kurang enak badan. Pokoknya Mbak usahakan siang ini datang ke Jingga.] [Siap, Mbak.] Aku memijat keningku sendiri saat Handi sudah menutup panggilan telpon. Aku merasa kasihan pada Handi, karyawan Jingga sekaligus sepupu Nafisa itu sudah berusaha membantuku memasarkan rumahku, tapi aku justru sulit ditemui saat Handi sudah mendapatkan pembeli yang bersedia membayar dengan cash rumah itu. Sudah hampir sebulan ini aku memang jarang keluar apartemen, hanya sesekali aku mengunjungi Nafisa ke rumahnya jika kangen bercengkrama dengan sahabatku itu.
10148.7K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Rumah Teh Ala Miranda

Rumah Teh Ala Miranda

Dan juga kenapa dia bisa tau rumah Miranda ada dimana? "Memangnya anda tau rumah saya ada dimana?" dia terdiam sebentar dan menjawab, " Wilayah Green Fall, kira-kira dari tempat ini ke rumahmu sekitar 500 meter. Rumahmu bercat coklat kayu dan pagar kayu yang setengah, serta dekorasi lampu rusa, bukan?" Miranda berjalan mundur 3 langkah. Kenapa dia bisa tau?!
102.5K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Sesekali ia terbatuk pelan, berusaha seminimal mungkin agar suaranya tidak bergema ke kamar-kamar elit di bawahnya. "Jangan banyak mengeluh, pemuda kurang gizi," balasan Nadia terdengar mendengung di telinga Dimas, diiringi suara kunyahan keripik kentang yang sangat keras. "Aku sedang memantau cetak biru gedung ini dari laptopku di ruang UKS. Kalau kau salah belok ke kanan di persimpangan depan, kau akan jatuh tepat di atas bak mandi air panas milik Victoria di Asrama Tengah. Percayalah, kau tidak mau mati direbus hidup-hidup oleh wanita kapitalis gila itu."
10339 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Hujan turun perlahan di luar jendela apartemen Reza. Bukan hujan badai seperti sebelumnya, tapi gerimis yang membawa keheningan, seolah ingin menyelimuti dunia dalam pelukan sunyi. Di dalam ruangan, Nadia duduk di ujung tempat tidur dengan tubuh dibalut kaus tipis milik Reza. Rambutnya masih basah, bau mint dari shampo-nya samar bercampur dengan wangi tubuhnya yang lembut. Ia menatap jendela, pikirannya mengembara—dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, hatinya tenang.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Wanita Hamil di Restoran Suamiku

Wanita Hamil di Restoran Suamiku

Begitu kata Azka Hamam malam itu, ketika melamar Allisya di hadapan Nadia. "Nak Azka, maaf. Apa tidak sebaiknya, jangan membahas soal biaya dulu? Kami bisa mencover semuanya, asalkan Nak Azka sungguh-sungguh dan tidak akan pernah menyakiti Allisya," balas Nadia pada awalnya. Semula, Nadia bukan mau meremehkan harta benda Azka yang tidak seberapa itu. Hanya saja, menjual rumah megah dan sebesar itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Justru Nadia merasa bangga, sebab calon suami putrinya tidak hanya pasrah dengan keadaan.
1036.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

“Tapi itu apartemen peninggalan orang tua kamu. Selama ini kamu selaku enggan pergi dari sana. Mengapa sekarang ingin pergi?” Sekali lagi Maira yang menjawab. “Kalian harus lihat rumah barunya Nda, benar-benar indah. Ada empat lantai, halamannya juga luas dan punya kolam renang pribadi. Aku saja sampai terpesona ketika melihatnya.” “Oh ya? Kapan-kapan ajak Tante lihat-lihat dong. Tante jadi penasaran.” Asmara meletakkan gelas minumannya lalu menoleh pada Nenek. “Ara mau pergi ke teras dulu ya Nek, mau ngerokok.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as rumah tanpa jendela asma nadia
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status