Suamiku Bos Galak
Mereka duduk di kursi biasa sembari memerhatikan Sadam yang menyantap sarapan dengan tergesa-gesa.
"Nak, sarapannya pelan-pelan. Nanti kamu tersedak. Kerjaan banyak juga kan ada Anna yang siap dua puluh empat jam membantumu, Nak." Salsa menuangkan air ke gelas Sadam yang sudah kosong. Anak tunggal mereka itu merubah gerakannya. Ia mengikuti perintah Salsa, menyantap sarapan pelan-pelan.
"Sadam, hari ini Papa mau ke Bandung. Mau meeting dengan Mr, Jack. Kamu masih inget sama dia?" Damian mengalihkan pembicaraan. Sadam mendongak, sambil mengunyah sarapan ia berpikir.
Hot Chapters