Antara Hati dan Janji
“Kau boleh tanya apa saja. Tidak... aku belum menerima email dari Saskia. Dia sudah bersama keluarganya sekarang. Dia sudah mengingat semuanya. Itu berarti dia sudah menjadi seperti seharusnya.
Semua sudah seperti yang seharusnya. Aku adalah Saka, bukan Arjuna. Aku dan Saskia adalah teman, tidak lebih, tidak sejak dulu, tidak juga di kemudian hari, karena sudah ada Agnia di hatiku kini.”
Aku tertawa kecil mendengarnya. “Kau sedikit romantis.” Aku mengangkat alis, menggoda. Lalu kami tertawa. “Kamu, ada yang ingin ditanyakan?”
Saka berpikir sejenak, lalu mengangguk. “Bukan pertanyaan, aku hanya ingin kamu tahu. Hmm.. aku belum pernah berpacaran. Jadi...” dia menggaruk kepalanya. “Maaf kalau b
Bab Populer