Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Muda

Janda Muda

Sahut Bu Ambar "Bisa jadii.. Atau malah....." Kata Bu Cindi mengantungkan kata-kata yang akan di ucapkan "Apa sih? Dari tadi di potong-potong mulu kalau cerita" kesal Bu Ami. "Hehehe.. Jangan-jangan di Bogor, Pak Aryo kerjanya gak Halal lagi. Mangkanya keluarganya jadi berantakan." Tebak Bu Cindi
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

gadis gila itu sudah hampir membunuh anakku! ''Membunuh? Apa maksud Anda?'' tanya Pak RT. ''Ya, sebelum ini gadis gila itu tinggal di rumahku. Aku kasihan pada ibunya yang hanya seorang penjual kue keliling, apalagi ayahnya baru saja meninggal. Jadi kuputuskan untuk merawat dan juga berniat akan menguliahkannya. Tapi apa balasan yang kudapat? Gadis gila itu malah hampir membunuh anakku, sekarang anakku itu terbaring koma di rumah sakit. Disaat aku ingin membalaskan apa yang sudah pembunuh itu lakukan, Anda malah menyuruhku untuk tenang! Apakah Anda waras?'' Tante Mia bereriak keras sambil mengacungkan gunting di hadapan kami semua.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Suara gamelan yang sebelumnya lembut kini berubah menjadi irama sendu, seperti nyanyian duka masa lampau. Di sepanjang jalan, roh-roh berjubah putih menundukkan kepala, memberi hormat. Mereka adalah sukma leluhur, sukma para pujangga, pandita dan prajurit Pajajaran yang telah lama menjaga keseimbangan dunia niskala. Salah satu roh menghampiri Arjuna, suaranya tenang tapi dalam. “Wisangjati… Cucu dari garis rasa. Jika kau berhasil menutup luka antara dunia, Pajajaran akan bernafas kembali. Tapi bila gagal, niskala akan menelan raga.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Siang hari di Negeri Holystan, lebih tepatnya di Arena Tarung MMA, ribuan orang memadati kursi penonton, menyaksikan betapa hebat Sang Pengawal Raja : Gadzi Kusanov. Dengan tinggi hampir dua meter dan bobot tak kurang dari 100 kg serta otot yang amat kekar dia sudah berhasil mengalahkan peserta ke-87 dari total 250. Tadi ada yang kalah KO hanya dengan satu terjangan, ada yang kalah dengan satu tinjuan, ada pula yang tercekik hampir mati. Semuanya kalah di hadapan Gadzi Kusanov. Di dalam oktagon, dia sangat perkasa.
840 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Ridwan terkejut. Mbah Darmo terkekeh mengejek. “Tapi …” “Kau ‘tak perlu khawatir, pesugihan ini tidak memakai Tumbal saat kau menggunakannya.” Ridwan menghela nafas lega. ‘Pesugihan tanpa tumbal? Apakah ada?’ monolognya dalam hati. “Ada, nama pesugihannya pasak bumi. Kau hanya perlu menanam pasak itu di tempat usahamu.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

kata Pendekar Sabuk Maut sambil menyingkirkan Pendekar Pedang Kilat dari atas tubuhnya. “A–ayo!” Keduanya merangkak kabur tanpa menoleh lagi ke belakang. Kirai membersihkan luka Mahzar dengan sehelai sapu tangan berwarna kuning gading miliknya. Sapu tangan tersebut berhiaskan sulaman seekor burung kuau raja pada salah satu sudutnya. “Isst.” Mahzar meringis menahan perih. “Pakai ini!” kata Kuranji, datang menyodorkan sekantong kecil ramuan herbal kering.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Tidak ada satu pun tanda kemewahan atau kenyamanan di sini, tapi toh ini satu-satunya tempat yang aku punya sekarang. Saat aku masuk, aku melihat sesosok pria tua dengan janggut putih duduk di kursi kayu. Oh, ini… Guru Bai, orang yang menemukanku saat nyaris mati di tepi tebing. Entah kenapa, dia adalah satu-satunya orang di desa ini yang sepertinya benar-benar peduli padaku. Mungkin karena dia sudah tua, atau mungkin dia hanya… terlalu baik. Entahlah, tapi rasanya begitu. “Lin Feng,” panggilnya sambil tersenyum tipis. “Kau baik-baik saja? Kulihat kau berjalan dalam hujan tadi.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jentralah yang angkat bicara untuk Sriti. "Hai Jentra Kenanga. Kedudukanmu sebagai Panglima sandi Medang tidaklah sebanding denganku, apa hakmu menyuruhku untuk memungut perempuan bebal ini dalam perlindunganku. Betul dia adalah orang yang kugunakan untuk mendapatkan Mustika Udarati. Tetapi sejauh ini dia selalu gagal, maka apa gunanya perempuan ini bagiku. Katakan pada Wiku Sasodara untuk melemparkannya saja ke jurang yang dalam itu."Teriak Nagarjuna marah mendengar kata-kata Jentra dan dengan sekali merapalkan mantra Nagarjuna telah memegang tombak pendek di tangannya. Tombak itu bernama Taksakaraga sebuah pusaka yang terkenal sangat ampuh dan mampu untuk menghabisi siapa saja. "Apa maksu
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

tunjuk Sakuntala ke depan rumah Arya. Arya mengikuti arah yang ditunjuk Sakuntala. Sebuah tombak panjang dengan sebuah panji yang belum pernah Arya lihat terikat di pucuknya menancap di tanah. Pemuda itu mengernyitkan kening dan mencoba mengaitkan Baka Nirdaya dengan desa Girijajar. Apa motif pemberontak itu menghancurkan desa ini?
1098.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Hanya berbeda pada hawa yang dipancarkan berupa hawa dingin. "Bagaimana kau..." "Ajian apa yang kau gunakan?" potong Saka Sinting. Keduanya masih saling tukar jurus. "Ini ajian andalanku, Brajageni!" Resi Danuranda lipat gandakan lagi tenaganya. "Kalau begitu aku menamakan ajianku, Brajasalju!" Asal sebut saja Saka Sinting setelah menciptakan jurus atau ajian hasil meniru ajian lawannya.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 819 kali sebagai sajak gurindam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status