Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beauty And The Boss

Beauty And The Boss

Gadis itu tak mengerti dengan bahasa-bahasa aneh waria tersebut, sampai akhirnya Sisca menunjuk bangku bulat berlapis busa di dekat meja rias. "Oh, duduk?" tanya Sarah, yang segera berbalas sebuah kerlingan manja dari Sisca. Tanpa banyak bicara, waria itu pun segera memulai tugasnya. Tangan Sisca begitu luwes saat mengaplikasikan berbagai alat make-up di wajah cantik Sarah, membuatnya menjadi terlihat sangat berbeda. Sarah yang tak penah berdandan pun merasa pangling dengan dirinya yang tampak luar biasa.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as salon waria
Read
+Library
Liara

Liara

Sambil tersenyum-senyum, ia membuat seluruh helai di kepala sang istri benar-benar terkena air. Merasa posisinya kurang nyaman, Hagan berpindah ke depan kursi Liara. Membungkuk di sana, lalu mulai menuangkan sampo ke rambut hitam si istri. "Kau membawa sampo dari rumah?" Liara yang mengenali wangi samponya bertanya. Matanya lurus ke atas, pada wajah serius sang suami. Hagan berdeham, mengiyakan. Tangannya membuat pijatan pelan di kulit kepala Liara. Menggosok lembut rambut perempuan itu hingga menghasilkan busa yang lumayan banyak.
9.534.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as salon waria
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

Tentu tak sembarang orang akan mampu membayar tarifnya untuk tampil. Sementara untuk usaha yang dikelola Wulansari, Salon rias pengantinnya justru semakin maju dan laris seiring dengan ketenaran nama Ki Dalang Narendra. Apalagi, seolah sudah menjadi suatu ketentuan bahwa setiap mempelai putri yang di rias oleh Wulansari, maka pelampilannya akan berubah dan lebih cantik memukau berkali-kali lipat dari wajah aslinya. Orang bilang hasil riasannya sangat manglingi ( Membuat pangling).
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 389 Times as salon waria
Read
+Library
Pesona Pembantu Cantik

Pesona Pembantu Cantik

Warsih yang berada di lantai atas bergegas turun mendengar namanya dipanggil. “Panggil Wakito, aku mau ke salon!” perintahnya. “Baik, Nyonya!” Mona lalu berjalan menuju ke kamarnya untuk mengambil tas, tetapi baru satu langkah dia teringat sesuatu lalu berbalik ke arah Warsih. “Eh, kamu bersihkan ruangan ini lalu kasih pembantu yang kamu bawa dari desa itu untuk minum obat. Aku tidak mau dia nyebarkan virus di rumah ini!”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as salon waria
Read
+Library
Perjanjian Menikahi Bilioner Lumpuh

Perjanjian Menikahi Bilioner Lumpuh

Istri pura-puranya sekaligus perawat selama hampir satu tahun ini. “Kamu wangi,” puji William. “Saya menggunakan shampoo produksi kosmetik dan skincare Nona Sacha,” cetus Keyna. “Mmm.” Sekali lagi William menghirup aroma rambut Keyna. “Apalagi produk kecantikan produksi Sacha yang kamu gunakan?”
10161.8K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as salon waria
Read
+Library
Gadis Kampung Itu, Istriku!

Gadis Kampung Itu, Istriku!

seru Xavier. Wanita ini menuruti perkataan sang suami ia segera memakai skincare dan make up di wajah, setelah dirasa telah beres ia segera fokus melihat hasil karya lelakinya. "Lumayanlah, bisalah masuk kalau melamar kerja di salon," goda Gaia. Mendengar perkataan sang istri, lelaki itu langsung menaruh sisi di meja dan memutarkan kursi yang di duduki Gaia agar mereka saling berhadapan.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as salon waria
Read
+Library
TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

"Oh ya, bu Guru Cinta! Aku punya temen yang kerja di salon dan sekarang sedang masa promo. Jadi sebelum ke rumahmu, bagaimana kalau kamu ke salon dulu." Aluna tampak ragu. "Tapi uangnya..." "Tenang saja. Biar aku yang mengurusnya. Murah kok. Ya mau ya?" tanya Haris dengan nada memaksa. Aluna pun mengangguk walaupun merasa tak enak hati.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as salon waria
Read
+Library
Dibeli oleh Pangeran Milyarder

Dibeli oleh Pangeran Milyarder

tanya Vickie tak percaya. Ari menghela napas. "Aku lebih suka kenormalan." Vickie tertawa. "Normal terlalu membosankan." "Halo, Tuan Putri!" sapa seorang wanita dengan rambut pirang terang dii depan pintu. "Nama saya Kayla Thompson, pemilik Aurora Coiffeurs, salon kecantikan terbaik di Estrea! Apa yang ingin Anda lakukan hari ini?" Dia menunjuk ke arah tiga ahli kecantikan dan seorang manikuris berdiri di tempat mereka. "Saya dan rekan-rekan saya siap membantu."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as salon waria
Read
+Library
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

"Aku hanya ingin luka itu tidak lagi terlihat menyedihkan. Aku ingin dia terlihat indah." "Mari kita lakukan hari ini. Anggap saja ini sebagai upacara kemenangan kecil," kata Arga sambil menggenggam tangan Siska. Mereka pun berangkat menuju sebuah salon eksklusif di pusat kota. Salon itu sangat mewah, dengan aroma lavender yang menenangkan. Arga sudah memesan seluruh tempat itu agar tidak ada orang lain yang mengganggu privasi Siska. "Nyonya Siska, apa yang bisa saya lakukan untuk rambut indahmu ini?" tanya sang penata rambut dengan sopan.
804 viewsCompletedAdded to Library 25 Times as salon waria
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Wangi nasi goreng dan telur dadar buatan Bi Inah sudah tercium dari lorong. Di meja makan yang panjang itu, Kiki sudah duduk manis. Gadis itu sudah mandi dan memakai kaus kebesaran warna kuning pastel celana pendek santai. Rambut panjangnya dijepit rapi ke belakang. Begitu melihat Satria datang, senyum Kiki langsung mengembang sangat lebar. Matanya langsung tertuju pada leher Satria.
1037.8K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as salon waria
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status