SUJUD TERAKHIR EMAK
Tapi di sisi lain, ia juga merasakan luka yang lebih dalam—karena tahu ia hanya menjadi beban di mata anak-anaknya sendiri.
Suasana di ruang tamu semakin tegang ketika suara motor berhenti di depan rumah Mak Asih. Semua kepala menoleh ke arah pintu, dan tak lama kemudian, sosok yang mereka tunggu akhirnya muncul. Pak Ali masuk dengan langkah mantap, wajahnya menyunggingkan senyum puas yang sulit disembunyikan.
“Assalamualaikum,” sapanya, meski nadanya terdengar dingin.