Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DENDAM

DENDAM

Tapi jalan takdirku memang harus seperti ini, kami di pisahkan oleh maut. Tidak ada perselingkuhan yang berakhir bahagia, jika tidak terpisah hidup, maka bisa jadi terpisah oleh maut. Hanya yang paling aku sesali, kepergiannya yang begitu tragis dan menyisakan luka mendalam untukku seumur hidup. Terkadang, melihat Aisyah, aku seakan melihat Alena dalam dirinya. Pesan dalam cerita ini. Betapa banyak kita merindukannya, dia tidak akan pernah kembali.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 936 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Dalam irama napas perlahan, Bhante berkata: “Orang yang kita cintai tidak lenyap, mereka hanya berubah bentuk. Mereka sekarang tinggal di ruang sunyi dalam hatimu. Kematian bukan pemisah, hanya perpindahan.” Anya duduk bersila dengan tenang, dan untuk pertama kalinya dalam meditasi itu ia membayangkan Rio tersenyum, bukan di ICU, bukan di peti, tapi dalam bentuk cahaya hangat yang melingkupi dirinya. 09.30 – Kuliah Umum Spiritual: “Dimensi Jiwa dalam Rasa Ditinggalkan” Seorang profesor filsafat spiritual, Prof. Muhammad Yusuf Al-Makki, memberikan kuliah terbuka tentang bagaimana manusia sering salah memahami kematian sebagai akhir.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

ucap Alia bahagia. Mihran pun memeluk istri dan anak yang begitu ia cintai. Akhirnya, usahanya mengajak Alia pun membuahkan hasil. Walau Amaliya masih belum sempurna memaafkannya. "Kita selamanya akan selalu bersama, tidak akan terpisahkan. Hanya maut yang akan memisahkan kita," bisik Mihran. "Maut itu sudah ada. Maut itu sahabatku sendiri," batin Amaliya. Matanya pun nanar, menahan tangis.
5.58.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Istri Palsu Tuan Presdir

Istri Palsu Tuan Presdir

Biarlah perasaan itu akan terlepas seiring berjalannya waktu. Bagian paling menyakitkan dari perpisahan adalah kematian. Tak peduli seberapa keras menolak takdir. Tak peduli seberapa sering berdoa pada Tuhan agar mengembalikannya. Semua takkan membuat ia kembali ke dalam pelukan. Kematian adalah perpisahan abadi yang takkan bisa dihindari oleh manusia. Tak peduli sejauh apa pergi, kematian akan mengejar. Entah itu karena sakit atau karena hal lainya. Kematian akan datang tiba-tiba menghampiri setiap insan manusia, hanya tergantung masing-masing insan sejauh mana persiapan nya menghadap sang pencipta.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 576 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Tidak ada lagi tempat untuk sembunyi. "Tidak ada jalan keluar. Sampai maut memisahkan."
9.469.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Perpisahan yang Kutandatangani

Perpisahan yang Kutandatangani

Tatapan itu penuh rasa waspada. "Kamu ngapain ke sini?" "Perjanjian cerai sudah jelas. Pembagian harta juga adil. Kita seharusnya nggak ada urusan lagi. Masih ada apa lagi?"
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Adiptara Family's

Adiptara Family's

Desau angin yang tiba-tiba menyapanya, seolah berkata 'aku di sini'. Aku di sini, kah? Seseorang pernah berkata, bahwa kematian hanyalah pemisah sementara. Sementara alam kekekalan sejati ialah setelah kematian. Meski sekarang mereka berpisah dan tidak saling menyapa di dimensi yang sama. Tetapi, ikatan akan mengalahkan jarak apapun selama ingatan pun tidak menghilang. Anya menepuk dadanya, merasai, jika Rain tumbuh di hatinya. Bukan sebagai orang yang dia cintai tetapi sebagai kawan, kakak, bahkan ayah. Rain tidak pernah mati bahkan jika raganya tidak lagi terlihat oleh jangkauan mata.
9.922.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita

Laila menjawab dengan tenang, “Karena inilah akhir dari cinta kita. Sesuatu yang sudah berubah dan membusuk, seharusnya memang dibuang ke tempat sampah.” Selesai berkata begitu, Laila berbalik dan berjalan menuju lift untuk kembali ke unit apartemennya. Setibanya di lantai atas, ia berdiri di depan jendela dan melihat Bima masih berdiri terpaku di samping tempat sampah, entah apa yang sedang dipikirkannya. Laila tidak berkata apa-apa lagi. Ia menutup tirai dan kembali ke kamar untuk tidur.
11.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Di telinga terdengar ucapan selamat dari semua orang, mendoakan pernikahan yang bahagia untuk mereka. Dalam mimpi seharusnya Charin tersenyum bahagia, tetapi kenyataannya wajahnya penuh dengan air mata. Bagaimana manusia bisa dibandingkan dengan alam semesta? Charin sudah sekarat. Kesempatan untuk berdiri berdampingan seperti ini tak akan pernah mereka miliki lagi. Ketika Charin terbangun lagi, Celine sudah duduk di hadapannya.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Kemudian aku teringat kejadian saat Mas Hadza mengamuk, menyakitiku, menamparku, dan memutus hubungan kami. Nasi sudah menjadi bubur. Dan mungkin lebih baik mengakui segalanya pada Papa. "Kalau ada dua anak manusia saling mencintai lalu diciptakan berpasangan, kenapa Tuhan harus memisahkan?" "Kalau mereka emang nggak ditakdirkan bersatu, lalu kenapa Tuhan mendekatkan?" "Kalau akhirnya berpisah kenapa Tuhan menyatukan? Apa selelah ini jadi wayang kehidupan?"
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sampai maut memisahkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status