Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

Inggit bangkit masih dengan jaket Denny yang kemarin. Di dapur, ia bertemu dengan Bu Sari yang sedang berdiri di depan kompor mengaduk panci yang berisi daging rendang. “Nak Inggit sudah bangun, cepat mandi sekarang.” Bu Sari menunjuk dengan dagunya. “Nanti aja,Bu ... aku kok lapar,” Inggit mendekat melongok isi panci. Tangannya mendekap handuk dan pakaian ganti.
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as saringan dapur
Read
+Library
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

“Iya. Terima kasih, Sari. Bantu saya siapkan piring saji nanti, ya?” Sari mengangguk, lalu mundur, membiarkan Neina kembali sendirian bersama panci-panci mendidih, wajan panas, dan dapur yang aroma rempahnya tak mampu menutupi rasa getir di tenggorokan. Ia bekerja cepat. Tangan terampilnya memotong sayur, membumbui daging, memanaskan oven. Setiap gerakan terukur – seperti cara ia bertahan hidup belakangan ini, semuanya harus terukur, tertata, terencana.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as saringan dapur
Read
+Library
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

Harum parfum Arga yang maskulin dan menenangkan menempel di sana, seolah-olah perlahan menyatu dengan udara yang Siska hirup setiap hari. Siska juga mulai memberanikan diri masuk ke dapur. Penthouse itu memiliki peralatan masak paling canggih yang pernah Siska lihat, namun sebelumnya selalu tampak dingin karena jarang digunakan. Arga biasanya hanya memesan makanan dari restoran bintang lima. Kini, Siska mengambil alih. Dia meminta bahan-bahan segar melalui daftar yang dia berikan kepada pengawal di depan pintu.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as saringan dapur
Read
+Library
Mendadak Gila Karena Mertua

Mendadak Gila Karena Mertua

Tak lama, hidung Lian mencium aroma yang begitu lezat. "Kamu masak, Sar?" tanyanya saat ia sampai di dapur dan mendapati Sari tengah berkutat dengan aneka bahan masakan di sana. Di dalam wajan juga sudah ada capcay kesukaan Lian yang sudah hampir matang. "Iya, Mas. Kenapa memangnya?"
101.9K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as saringan dapur
Read
+Library
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

"Suara apa itu nak?" "Sepertinya dari dapur de, masya allah Aisyah," Syahid bergegas menuju dapur di ikuti oleh sang ibu. Syahid melihat sang istri sudah berada di lantai. "Kamu kenapa?" "Lantainya licin." "Licin?" "Kran air di pencician piring gak di matiin" "Masyah allah mama lupa nak." "Kamu baik baik saja kan?" tanya Syahid.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 326 Times as saringan dapur
Read
+Library
SARANG PREDATOR

SARANG PREDATOR

tanyaku bingung setelah keluar dari mobil. Alih-alih menjawabku, dia menggenggam tanganku lagi dan membawaku masuk. Aku terkejut lagi ketika dia berhenti di luar kamar 602 dan mengeluarkan kunci. Kemudian dia membuka pintu dan memberi isyarat agar aku masuk ke dalam. Karena sangat bingung, aku melihat sekeliling. Furniturnya sedikit, tetapi begitu aku melihat dapur, aku melihat panci dan kaleng makanan, sekantong tepung, bumbu, dan semacam mesin berwarna perak dengan pegangan engkol. Di seberang dapur di sudut ada meja bundar kecil dengan dua kursi, lilin yang tidak menyala di tengahnya, sudah disiapkan untuk dua orang.
1024.3K viewsCompletedAdded to Library 680 Times as saringan dapur
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Tapi di dunia nyata tidak secanggih di Saranjana. “Bapak-bapak mau pesan apa.?” Tanya Ibu Siti pemilik warung. “Pesan cumi 6 porsi dan nasi satu karung.” Panglima Abdullah dengan mantap memesan. “Bapak jangan bercanda masa pesan nasi satu karung ada-ada saja” Ibu Siti tertawa ia kira Abdullah sedang bercanda. “Salah Panglima, bukan satu karung nasi tapi satu bakul.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as saringan dapur
Read
+Library
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

"Mas kan duitnya banyak. Makanya bisa beliin ibu tas mahal. Cuman token doang susah banget. Padahal kan bukan buatku, tapi buat ibu tercintamu." Klik Segera ku putus sambungan. Kuhela napas dalam-dalam dan kuembuskan perlahan. Agar jantungku tidak tersumbat keruwetan ini. Segera aku berlalu ke dapur, mengambil rendang daging yang hanya beberapa potong dari dalam kulkas, untuk kemudian kuhangatkan. Serta memasak beberapa pelengkap lainnya. "Ratna! Rat!" Baru saja aku menyalakan kompor, terdengar ibu berteriak dari atas. Kembali kuembuskan napas sembari memejamkan mata.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as saringan dapur
Read
+Library
Berpisah Dengan Suami Kaya

Berpisah Dengan Suami Kaya

Itu adalah waktu di mana Sara tidak pernah bisa mengawasi sosok pria yang dulu pernah menjadi suaminya. "Kenapa tidak pernah menggunakan dapur rumah?" Rion menatap wanita yang duduk di sebelahnya. "Aku tidak ingin mengusik tempatmu. Pelayan berkata kalau kau sering memarahi mereka jika salah meletakkan bumbu dapur saja." Muka Sara langsung memerah, tidak membantah perkataan itu. Dia memang tidak suka ketika ada yang menyentuh pekerjaannya, bahkan pelayan yang biasanya bertugas di dapur tidak memiliki tempat lagi karena kehadiran Sara.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as saringan dapur
Read
+Library
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

sapanya lembut denga segala peralatan masih berserakan di meja dapurnya. "Hallo, Arbi! Aku salut kepadamu, ternyata kamu punya nyawa lebih dari satu," cuitan kata-kata yang sudah mampu dicerna oleh Arbi itu dari siapa hanya membuat gadis itu mengeluh. "Mau apalagi kamu, Ratu? Tidak cukupkah kamu bertingkah selama ini?" Terkikik suara di seberang mendengar suara Arbia yang mulai serius."
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 924 Times as saringan dapur
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status