Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Pakai saja. “ Aku menurut apa katanya. Kupakai kalung itu di leherku dan kusembunyikan dibalik kaos yang aku pakai. Aku melihat tanganku yang terasa sedikit sakit dan panas. Karena tadi aku sempat menggenggam kalung itu kuat-kuat, bentuknya liontinnya yang seperti matahari membekas di telapak tanganku. Kugosok-gosok tanganku dengan harapan aku bisa merasa lebih baik. Setelah semua makanan terhidang di meja kami mulai makan. * * *
105.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
Anak Kembar Mr. Billionaire

Anak Kembar Mr. Billionaire

ujar Ayumi menunjukkan wajah sebal. "Tadi berangkat kan sudah makan, Sayang... Mau beli makanan apa, hem? Mau seafood atau apa?" tawar Kenzi mengeluarkan sarung tangan dari dalam saku mentel hangat yang ia pakai dan memakaikan pada kedua tangan Ayumi. "Makan apa saja yang penting yang manis-manis, yang banyak kejunya," ujar gadis itu tersenyum mencari ke kanan dan ke kiri.
9.5124.7K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as sarung tangan makan
Read
+Library
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

tanya Rayden dengan nada berat, seolah pembahasan ini membuatnya semakin terbebani Ken mengangguk. “Saran itu jauh lebih baik bagi kalian berdua.” “Kalau begitu, apa Ada cara lain selain harus menggunakan pengaman, Dok?” Rayden Kenapa tidak puas dengan pernyataan itu. “Anda pasti paham rasanya bagaimana. Tidak nyaman, tidak enak dan benar-benar menghilangkan kenikmatan yang sesungguhnya. Sarung tangan yang tebal ketika kita hendak menyantap kepiting saus asam manis.”
1064.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as sarung tangan makan
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Mendengar semua itu, Lu Xiao mengerutkan kening. Dengan gerakan yang santai namun mengandung sesuatu yang membuat semua orang terdiam seketika, ia mengeluarkan sepasang sarung tangan putih dari sakunya dan mulai memakainya perlahan—satu jari demi satu jari. Xu Huan langsung membeku di tempat. Para tuan muda di belakangnya pun sama—semua terpaku. *Bocah ini... kenapa pakai sarung tangan?*
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 274 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Jaka Tole yang sangat menyukai singkong bakar, tentu saja tidak rela jika makanan kesukaannya menjadi arang karena terlambat diangkat dari api. Tuk… tuk… Kemudian hanya dengan mengayunkan tangannya dengan ringan, jarinya dengan mudah menotok saraf kedua wanita cantik itu. Dalam sekejap kedua wanita ini menjadi patung manekin, tubuhnya tidak bisa digerakkan, hanya bola matanya saja yang bergerak-gerak dengan tanpa daya.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
Pesan WA Dari Janda Sebelah

Pesan WA Dari Janda Sebelah

Bang Sena masih berteriak berterimakasih. * Tepat pukul setengah tujuh. Mas Ridho memegang perut sambil membuka tudung saji. "Loh, makanannya mana? Kok cuma tumis tauge doang?" seru Mas Ridho setengah berteriak. Aku yang sedang membuat susu untuk Arga lantas mendekatinya.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

ujar Rani sambil meletakan bawaanya di atas meja. "Boleh, kamu masak apa?" tanya Azka sambil menggulung lengan kemeja siku. "Aku buat capcay sama udang asem manis," jawab Rani yang sudah menyiapkan dua porsi makan siang. "Dihabiskan ya, aku mau makan sama teman-teman dulu!" Mendengar itu Azka kemudian bertanya, "Kenapa nggak makan sama aku, kan kita temanan juga? Jangan bilang kamu malu kalau yang lain tahu kita sudah kenal lama?"
9.725.9K viewsCompletedAdded to Library 855 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

“Sarung tangan itu hanya bisa digunakan selama lima belas menit, Bos.” Pria bertato itu memindahkan beberapa barang di dalam kotak ke atas meja. “Lima belas menit adalah waktu yang cukup lama dalam pertarungan. Aku bisa membantai musuh hanya dengan menggunakan sarung tangan ini.” “Kau ternyata membawa sarung tangan lainnya.” Pria bertato itu tertawa, mengamati dan membandingkan kedua sarung tangan. “Aku bisa menggunakan kedua sarung ini bergantian, atau aku bisa menjual satu sarung tangan dengan harga mahal.”
9.778.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as sarung tangan makan
Read
+Library
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

"Maaf, ya. Tapi Abang lagi nggak pake sarung tangan. Jadi, bisa kamu pake sendiri?" "Maksudnya?" tanya Nissa tak mengerti. Hubungannya pasang cincin sama sarung tangan apa, coba? Nggak nyambung, deh. Raid malah mengulas senyum. "Kan kita belum mukhrim. Jadi nggak boleh pegang dulu."
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 640 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Gelang rajut warna-warni, gantungan kunci berbentuk wayang, sampai kipas tangan bermotif batik. Hina melihat-lihat, jarinya berhenti di sebuah sarung tangan rajut warna biru tua. Dia mengambilnya, memegang sebentar, lalu menoleh ke Arga yang sedang sibuk mencoba topeng lain. "Arga," panggil Hina. "Hm?" Arga menoleh, masih dengan topeng tuyul di kepalanya. Hina menyerahkan sarung tangan itu padanya. "Ini… buat kamu. Biar nggak kedinginan kalau malam belajar di rumah. Aku pakai uang dari kerja di kafe kemarin, separuhnya buat ini."
101.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as sarung tangan makan
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status