Gadis Nakal itu Istriku
Dengan tangan kiri memegang apel hijau dan tangan kanan memegang kuas kecil, ia dengan hati-hati melapisi kuku-kukunya dengan warna merah menyala.
Di dapur, Sasa sibuk memasak sarapan untuk bosnya. Asisten yang setia ini tahu betul betapa sulitnya melayani Rea, bukan hanya karena profesinya sebagai agen rahasia yang mematikan, tetapi juga karena kepribadiannya yang begitu keras dan sulit dipahami.
“Hari yang cerah, Rea. Apa rencanamu hari ini?” tanya Sasa, mencoba menghidupkan percakapan sambil menggoreng telur.
Hot Chapters