กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

Tidak ada rasanya, lebih hambar dari air. “Lalu? Rasanya apa? Kau sudah mencicipi lebih sering sekarang.” Mae memiringkan tubuh, memandang mata biru Ash. Ingin mendengar pemujaan atas dirinya, dan tentu Ash memberikannya dengan otomatis, tanpa perlu diminta. “Jenis lemon yang manis. Tidak ada masam sama sekali. Aku menyukainya—lebih manis dari apa yang ada dalam mimpiku.”
1033.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.0K ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่านรีวิว (20)
อ่าน
+ห้องสมุด
Sierra
sepenasaran-penasaranku pada kelanjutan kisah mae-ash lebih penasaran lagi ama author yg seolah ga kehabisan ide bikin cerita semua novelnya jd karya yg berhasil bikin pembaca jatuh cinta. mana karakter2 utamanya tipikal cerdas semua duh. ka ai ga pengen buka kelas onlen ngajar nulis ta aku mau jadi
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
อ่านรีวิวทั้งหมด
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Leo pun menggandeng tangan Sasa menuju perahu yang akan mengantarkan mereka ke gazebo yang terbuat dari perahu. “Akhirnya, aku bisa merasakan makan malam romantic seperti Elvis dan Mahira. Walaupun bersama pria yang baru aku kenal.” Sasa benar-benar senang turun dari perahu dan naik ke gazebo mengapung. “Silakan.” Leo menarik kursi untuk Sasa. “Terima kasih.” Sasa duduk dengan bangganya. Dia mengibaskan rambut yang tergerai panjang melwati pundak.
1093.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.4K ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Tubuh jangkungnya itu berdiri, tanpa permisi ngeloyor begitu saja. Di ambang pintu ia berkata. "Lanjutin kalau mau berbuat mesum, sampai kalian puas." Bruk! Pintu itu tertutup dengan kasar. Felix tersentak di tempatnya, menatap Ganis yang tampak tenang-tenang saja. Bagaimanapun ia tahu cara mengendalikan gunung esnya yang lagi berasap, karena terbakar cemburu. Tawanya dalam hati.
1050.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.0K ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Bukankah itu fakta? "A–aku mandi dulu." Dengan langkah cepat Mas Surya bergegas ke kamar mandi setelah berhasil mengambil handuk dari gantungannya. Pandanganku nanar ke arah pintu kamar mandi. Lalu terduduk lemas di tepi ranjang dengan menarik napas panjang berharap rasa sesak yang menjalar di dada bisa diredam dulu. Senyumku terbit seketika saat tangan mungil menyentuh pundakku.
1029.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.1K ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
STRUK BELANJA DI SAKU CELANA SUAMIKU

STRUK BELANJA DI SAKU CELANA SUAMIKU

Dia menatapku dengan tajam, alisnya yang tebal kini hampir bertautan. "A-aku menyimpannya di lemari kamar." Aku sedikit gugup ketika ia menatapku. "Kenapa? Selama ini kamu tidak pernah melepaskannya," protes Mas Yoga. "Cincin itu sedikit melonggar ketika terkena sabun saat aku mandi, entahlah, mungkin karena berat badanku sedikit berkurang, hingga cincin itu menjadi terasa kebesaran sekarang," Ku berikan alasan agar Mas Yoga percaya.
1012.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 471 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
Bosku Merenggut Kesucianku

Bosku Merenggut Kesucianku

Rasa pedas yang akan membakar lidah dan akan membuat lambung bergoyang berirama. “Bagaimana? Enak?” tanya Ziva kembali. Anggara mengibaskan tangannya di depan mulutnya. Menghalau rasa pedas yang terasa membakar lidahnya. “Aku tidak kuat." Anggara hanya memakannya sepotong. Pria itu segera minum susu sebanyak-banyaknya. Ziva telah menyediakannya. “Hah ... sekarang giliranku, huh. Apa kamu mencintaiku?”
4.4K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 141 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

Keduanya menikmati soto hangat dengan perasaan jeruk nipis yang membuatnya semakin terasa segar. “Nana ice cream!” teriak Asril sambil menoleh pada Yamada. Lelaki bermata sipit itu hanya mengacungkan jempolnya dan tersenyum. “Umi chan, bagaimana platform novel onlinenya?” tanya Yamada seraya menyuap kuah soto hangat itu ke mulutnya ketika Sumi sudah duduk kembali di sisinya.
1027.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 754 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Ucapnya meledek. "Gak lucu tau." Aku mencerbikkan bibi, merasa kesal dengan suamiku itu. "Mas, yang tadi aku lihat itu orang atau bukan?" Tanyaku lagi. "Demit." "Demit?" Tanyaku kembali. "Iya, apa lagi kalo bukan demit. Rumah itu sudah puluhan tahun tidak ada yang menghuni." Aku terkejut dengan penjelasan mas Zaki. Aku bergidik ketika mengingat kembali sosok yang menyerupai manusi tadi. Seorang laki-laki dengan tubuh tergantung di tengah pintu, bola mata yang terbelalak dengan lidah menjulur.
1013.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 316 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

kataku, di depan lemari pendingin. “Susu,” koreksinya. “Percuma kau beli itu. Rena pasti menyitanya.” Dia benar-benar sulit dibantah. Jadi, aku menyapu habis bagian depan dari semua rasa. Cokelat, stroberi, dan... kurasa plain, ketika Tokio Eki Furuzawa terus menatap roti rasa cokelat seolah rasa pandan jauh lebih enak dimakan bersama susu. Jadi, aku membawa lari semua rasa di etalase roti, lalu meletakkannya ke keranjang. Tokio Eki Furuzawa hampir berteriak seperti kakek tua yang mendapati cucunya mencuri mangga di pohon kesayangannya. Jadi, dia melemparkan beberapa rasa ke etalase dan mengomel saat membuka lemari pendingin.
107.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 188 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

pinta Yuda pada Bree yang berdiri di sebelahku. Bree mengetuk punggung tanganku tapi tidak mengatakan apa pun. Kamar Junko bulan ini bertema seperti kedai es krim. Kamar Bree hanya punya dua dinding beton, tapi Junko punya tiga. Dan dinding putihnya dipenuhi dengan setrip navy vertikal serta tebaran potongan ilustrasi es krim yang sepertinya dilukis tangan dengan cat air.
104.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 93 ครั้งในชื่อ sasusaku lemon berat di tembok
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status