BERCINTA DENGAN HANTU
Darto segera memarkir motornya, setelahnya mereka berdua masuk, asap dari panggangan sate memenuhi area lapak, bau khas sate menyapa hidung, Ninik menjadi sangat lapar, secara ini kan sudah lewat waktu makan malam,
Di hadapannya kini adalah lapak dengan tenda dan berdinding kain dan baner bertuliskan SATE DAN GULAI KAMBING KHAS MADURA
Mereka berdua segera mencari tempat duduk, kebetulan sudah tidak ada pembeli, apa karena ini sudah terlalu malam, biasanya kalau sore lapak ini sangat ramai,
“Mang sate tiga puluh tusuk, lalu gulai dua porsi” seru Darto pada penjual,
Bab Populer