Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

tanya bang satenya, “hee? tadi ngemil, sekarang makan” jawab gue, “pesen dua bang, kamu sate apa?” “kambing ada?” “ada tuh yang tukagn satenya kayak kambing” jawab gue ketawa, memang bener jenggotnya mirip kambing. cuman secuil di dagu. “suee lo mat, ” ini yang paing gue demen, saling kata-kataan kata kasar, tapi orang-orang sini gak pernah marah sedikit pun. karena tahu itu cuman candaan semata.
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 702 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

Darto segera memarkir motornya, setelahnya mereka berdua masuk, asap dari panggangan sate memenuhi area lapak, bau khas sate menyapa hidung, Ninik menjadi sangat lapar, secara ini kan sudah lewat waktu makan malam, Di hadapannya kini adalah lapak dengan tenda dan berdinding kain dan baner bertuliskan SATE DAN GULAI KAMBING KHAS MADURA Mereka berdua segera mencari tempat duduk, kebetulan sudah tidak ada pembeli, apa karena ini sudah terlalu malam, biasanya kalau sore lapak ini sangat ramai, “Mang sate tiga puluh tusuk, lalu gulai dua porsi” seru Darto pada penjual,
9.882.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Semua air mataku sudah mengering. Anton tersenyum jahat. "Bagaimana rasanya mengalami orgasme dengan sahabatmu? Jalang, rasanya sangat nyaman, 'kan? Sekarang kamu bahkan menggigit dengan kuat. Kamu benar-benar dilahirkan untuk menjadi pelacur." Aku tanpa sadar menganggukkan kepala, bahkan berharap Anton akan mengutuk lebih keras, serta bersikap lebih kasar padaku ….
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Geeky CEO Is A Mafia (INDONESIA)

Geeky CEO Is A Mafia (INDONESIA)

“Anggap saja sebagai rasa menghargai.” Ratih menelan saliva, Nurma tersenyum senang, Egy biasa saja, dan Gatra tidak suka. Bagi Gatra, Suga merupakan orang asing, tidak peduli jabatan apa yang kini dimiliki oleh pria culun itu, ia tetap tidak mau jika Suga sampai bergabung. Apalagi meski berpenampilan tak menarik, Suga justru terkesan angkuh. Suga tidak memiliki seulas senyuman dan tentu saja membuat Gatra tidak nyaman. Ditambah Gatra sudah mengetahui sikap Suga yang kejam yang ia dengar dari Ratih Kembang, membuat hatinya semakin tidak senang.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

sapa Abi sambil mengedipkan matanya sebelah kepada Nia. "Mata lo kenapa kedip-kedip gitu? Katarak?" tanya Nia ketus membuat mereka menahan tawanya. Abi yang semula tersenyum seketika memudar, dia lantas menatap mereka dengan ketusnya. "Kalau mau gombalin cewek, mending gak usah pakai cara pasaran!" ujar Gatha sambil menggelengkan kepalanya. "Minimal kalau gak ganteng, gak usah sasimo!" balas Auri sambil menatap remeh kearah Abi dan Satria secara bergilir.
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Lelaki itu terlihat segar dan rapi. “Kalau makannya nggak berlebihan nggak masalah kok, Ma. Mama sama Papa cukup sehat buat makan sate itu.” Reyga menarik kursinya di sebelah Kalla. Tangannya lantas mengambil sate usus dan menggigitnya. “Makan bubur nggak lengkap kalau nggak ditemani sate. Dan nggak ada ceritanya makan sate seenak ini bikin orang cepet mati.”
1078.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai sate gagak
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
CEO AROGAN MENGEMIS CINTAKU

CEO AROGAN MENGEMIS CINTAKU

sahut penjual sate benar-benar takut kepada pembeli seperti Selly. Saat Selly, yang kini mengenakan wajah lembut Gea berkat teknologi penyamaran canggih, sedang menikmati sate di atas bangku reyot yang ia benci, sebuah sentuhan tiba-tiba mendarat di pinggangnya. Sentuhan itu terasa kotor, hangat, dan sangat asing. "Mama... Mama aku kangen mama.” Sate Selly kebetulan sudah matang dan penjual sate itu langsung memberikannya kepada Selly.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
MISTERI CINTA CEO TAMPAN

MISTERI CINTA CEO TAMPAN

Aroma sate yang terbakar di atas panggangan menguar di udara, menggugah selera siapa pun yang lewat. Samuel memarkir mobil dan turun bersama Mikha. Mereka berjalan ke salah satu kedai sate taichan yang terkenal. Seorang pelayan menghampiri keduanya. "Selamat malam, mau pesan apa, Mas?" Samuel menoleh ke arah gadis itu. "Mikha, kamu mau makan apa?" Gadis itu menggeleng lemah. "Aku nggak nafsu makan, Sam. Kamu aja yang pesan."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

tanya mba Santi sambil menghampiri suaminya lalu mengulurkan tangan bermaksud mencium punggung tangan suaminya. "Bentar mas bersih bersih dulu, Dek. Habis dari jalanan," kata kakak iparku itu, lalu berjalan mengendap ke arah belakang rumah seperti takut membangunkan beberapa penghuni rumah yang sudah terlelap. Mba Santi menghampiriku dan kami berdua kompak menahan tawa melihat tingkah mas Hanif yang berjalan seperti orang sedang berpantomim.
8.8204.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Utang

Gara-Gara Utang

Sesuai dengan instruksi majikannya meski dengan kontes berbeda karena kata 'sah' itu seharusnya mereka ucapkan saat Budi melangsungkan pernikahannya dengan Nadia. Budi bertepuk tangan seolah mendapatkan apa yang diinginkannya. Meski kecewa karena gagal memiliki Nadia, ia tak bisa apa-apa. Uangnya sudah kembali dan gampang saja baginya mencari gadis lain sebagai pengganti Nadia. "Bagus. Kalau begini kan tak sia-sia aku menyewa penghulu dan perias pengantin. Yaa, walaupun gagal punya istri lagi."
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sate gagak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status