Dance in the Rain
"Terserah lo deh maunya gimana. Gue hanya perlu tekankan sekali lagi, gue hanya bisa hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu setelah pukul tiga sampai lima sore. Sebelum ataupun sesudah jam itu, gue nggak bisa. Selain hari itu juga, gue nggak bisa. Paham 'kan sama omongan gue?"
Lagi, Rain pergi setelah mengucapkan kalimatnya. Meninggalkanku yang frustrasi harus berbuat bagaimana.
Dengan kesal, aku mengacak-acak rambut gondrongku yang kini sudah melewati batas krah baju.
"Sadis bener. Baru ini gue lihat seorang Baruna Aksara, si lautannya kata-kata, mental ngadepin adik kelas. Ups, sori, adik kelas yang ini tipe si bunga es sih."
Bab Populer