Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Darah dan Takdir

Darah dan Takdir

Seketika, batu besar di salah satu sisi tebing mulai bergerak perlahan, membuka celah yang cukup lebar untuk dilewati seseorang. Saraswati menatap celah itu dengan takjub. Benteng Rimba memang bukan sekadar legenda. Mereka benar-benar tersembunyi dengan baik. “Masuklah,” kata Wira. “Di dalam, kalian akan bertemu dengan pemimpin kami.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Sisa-sisa hawa panas dari malam panjang di ruang bawah tanah telah memudar, digantikan oleh kesejukan angin lembah. Rara Kinasih berdiri di dekat jendela, telah berbalut kebaya merah darah yang rapi. Di tangannya, ia memutar botol giok kecil berisi cairan merah keemasan, penawar mutlak untuk Gembok Sukma. Senyum tipis nyaris terukir di bibirnya, namun sebuah kepakan sayap mendadak menginterupsi keheningan pagi itu.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
Mahar Kedua

Mahar Kedua

Angina sepoi serasa menambah kenikmatan saat mengamati detik-detik pergantian sore ke malam hari. “Apakah ini menjadi senja terakhir kita?” Naina membuka suara. Lirih sekali. “Kita akan melewati senja di hari-hari berikutnya, Ina.” “Tapi senja di hari berikutnya kita tak lagi berdua,” ucapnya dengan suara parau.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

“Bulan purnama merah akan jatuh dua minggu lagi. Ritual akan di lakukan di rumah ini, di sini adalah daerah pegunungan. Semakin jauh dari laut maka semakin melemah kekuatan penguasa laut.” “Aku akan membantumu mengamankan semuanya,” tambah Ki Sukmo. “Apakah Anda sudah siap?” tanya Gina pada Irawati. Gadis itu seumuran dengan Sena tapi gaya bicaranya sama sekali tidak memperlihatkan kesopanan anak muda pada orang yang lebih tua. Irawati tak mau ambil pusing dengan sikap angkuh Gina, baginya yang terpenting Sena selamat dan tetap hidup.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
Kekasihku Dokter Tampan

Kekasihku Dokter Tampan

Pemandangan langit begitu indah dengan senja yang cantik, dan sayang jika dilewatkan. Beberapa saat Citra menikmati senja itu, hingga Sekar datang menemuinya untuk mengajaknya makan malam. "Citra! Kamu kok belum ganti baju? Jendelanya ditutup dong nanti kamu masuk angin sayang." ucap Sekar menghampiri anak gadisnya itu. "Iya bu, Citra lagi lihat pemandangan dulu senja nya bagus deh bu." "Wah, iya benar bagus. Tapi sekarang makan dulu yuk Ayah sudah nunggu kamu."
109.1K viewsOngoingAdded to Library 299 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Langsung menuju arah pelabuhan, di sana sudah menunggu Fatiha dan Sribaduga beserta 20 kru kapalnya. “Fatiha, selamat pagi.” Manaf turun dari mobil menghampiri calon pembeli kepingan kunyit yang ia bawa. “Tidak usah banyak bicara, tunjukan aku barangnya.” “Pantas saja kamu mengusai perdagangan di Sampit ini, ternyata kamu sungguh ambisius.” Manaf membuka kedua pintu box mobil, dan memperlihatkan kepingan kunyit yang sangat banyak di bungkus kotak kayu.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Senja merangkul leher Langit, hingga bisa mengikis jarak, dan melumat bibir tebal itu. Lumatan demi lumatan Senja berikan tanpa ada penolakan dari Langit. Bahkan tangan satunya dengan lihai membuka jas dan kemeja yang dikenakan Langit. Tidak puas dengan bibir tebal Langit. Senja membalik keadaan dengan dirinya yang sekarang berada di atas tubuh Langit. Seperti hewan pemangsa. Senja menerkam buas setiap jengkal tubuh bagian atas Langit yang sudah polos, kini berisi totolan tato yang berasal dari hisapan mulutnya. "Kau akan menyesal Senja. Jika berani melakukan hal lebih dari ini. Aku tidak akan pernah melepaskanmu," ancam Langit dibalik desahannya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

*** "Harsa Atmaja." Setelah beberapa waktu lalu Senja dan Kiran kompak terkejut, kini kedua perempuan beda usia tersebut mengerutkan kening di waktu yang sama setelah sebuah nama terlontar dari mulut Nabila. Asing. Sekiranya itulah yang Senja mau pun Kiran rasakan usai mendengar nama tersebut, hingga tak berselang lama Kirania buka suara lebih dulu—bertanya tentang siapakah orang dari pemilik nama tersebut.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 919 Times as sekotak senja untuk nirbita
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Mengejar jejak literatur Indonesia modern selalu memberi sensasi seperti berburu harta karun. Aku ingat pertama kali menemukan 'Sekotak Senja untuk Nirbita' di rak buku tua seorang teman—sampulnya yang minimalis langsung menarik perhatian. Setelah googling, ternyata karya ini ditulis oleh Riawani Elyta, salah satu penulis berbakat yang karyanya sering memadukan lirisme puisi dengan narasi kontemporer.

Yang membuatku semakin penasaran, gaya penulisan Elyta di buku ini seperti percakapan intim dengan remaja yang sedang mencari jati diri. Aku bahkan sempat membandingkannya dengan 'Pulang' karya Leila S. Chudori, meskipun atmosfernya lebih personal. Kalau kalian suka novel coming-of-age dengan diksi puitis, karya Elyta layak masuk wishlist!

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status