Selir Yang Terlupakan
Rambut kami mulai memutih, kerutan muncul di wajah kami, namun di mata kami berdua, cahaya itu tidak pernah pudar — cahaya ketenangan yang tak ternilai harganya.
Surat dari Pegunungan
Suatu pagi musim gugur, saat daun-daun mulai berubah warna menjadi keemasan dan merah tua, seorang utusan datang dari pegunungan utara — tempat biara tempat Xiwu tinggal selama bertahun-tahun. Ia membawa sebuah kotak kayu kecil yang diukir dengan bunga melati, dan selembar surat yang ditulis dengan tinta yang sudah mulai memudar namun tulisannya tetap rapi dan lembut.