Jelajah Jelita
“I… iya be.. betul, saya sendiri. Saya Suluh. Ada keperluan apa ya, Mas mencari saya?”
“Oh, baik. Maaf, Mas Suluh. Ini saya dan beberapa teman mengantarkan delapan unit sepeda motor yang Mas Suluh sewa untuk tiga hari ke depan. Semuanya sudah lunas, ya Mas. Boleh dikembalikan hari Minggu malam. Rumah saya di ujung jalan situ, Mas, yang bangunannya dicat kuning,” kata pemuda itu dengan sopan sembari sedikit menundukkan badannya untuk menyapa dengan hormat seisi kantor yayasan yang sedang was-was lantaran kawatir Pak Miko akan mencium rencana rahasia mereka. Setelah diiyakan oleh Suluh, pemuda itupun berpamitan.
“Suluh, kamu menyewa delapan unit motor sekaligus?” tanya Pak Miko selepas pemuda
Hot Chapters