Sang Legenda dari Masa Lalu
pikir Nata yang masih berhadapan dengan Brek serta enam anak buahnya yang tersisa.
“The wind is my body, the wind is my soul, the wind is my weapon. Wind bullet” ucap Bruk yang kembali menggunakan sihirnya, kali ini dia mengincar Nata dari belakang.
Riuh angin kembali bergemuruh, udara di depan Bruk langsung memadat menyerupai puluhan peluru. Bruk segera menggerakan tangannya, sekejap mata peluru angin itu melesat menuju Nata yang sedang menahan tebasan pedang Brek. Tapi tanpa menoleh Nata langsung menghantamkan kaki kirinya ke tanah, saat itu juga tanah bergetar dan terciptalah dinding tanah di belakang Nata.
인기 회차