PEMBALASAN DEWA MAUT
Bisikan itu bukan kesedihan, melainkan resonansi sebuah keharusan purba, sebuah simfoni hening dari triliunan bintang yang menjadi saksi, mengakui bahwa siklus telah selesai.
Bisikan itu memproklamirkan bahwa satu keberadaan, Dewa Maut terakhir, kini sedang diurai ke dalam lapisan-lapisan kekosongan yang damai.
Sebuah entitas yang, meskipun disebut Dewa Maut, kini menemukan kedamaian dalam ketiadaan.
Kapak Penghapus Eksistensi —kilat ungu dengan inti putih murni itu— telah menunaikan tugasnya, memutuskan seluruh benang kosmik yang menjalin fragmen ini. Misinya telah selesai.
Hot Chapters