Pembalasan sang Putri Pewaris
Sari menghela napas sejenak, mencoba merangkai kata-kata sebelum menjawab, “Saya selalu ingat pesan ibu saya, Tuan. Katanya, hidup ini tidak selalu mudah, tapi kalau kita bisa tersenyum, hati kita akan lebih ringan. Lagipula, dengan tersenyum, siapa tahu kita bisa membuat orang lain juga merasa lebih bahagia.”
Jawaban itu membuat Adrian terdiam. Ia terkesan dengan pandangan hidup sederhana yang Sari miliki. Seorang pembantu desa yang lugu seperti Sari ternyata memiliki kebijaksanaan hidup yang jarang ia temui di lingkungan orang-orang kaya. Pandangan itu membuat Adrian merenung, apakah selama ini ia terlalu serius dalam menjalani hidup?
Hot Chapters