Cinta Tanpa Tapi
jawab Ratna, dengan mata melirik ke arah Nay yang memilih menundukkan kepala.
Siska kembali tak menjawab, malah semakin mencermati tubuh Nay dan Ratna dengan kening mengkerut.
"Kalau kalian berdua hamil, kalian harus janji traktir aku dan dokter Agni sepuasnya di kafe kalian, ya. Gimana?"
"Kalau nggak hamil?" tanya Ratna, satu alisnya bergerak naik, menggoda Siska.
"Aku traktir kalian berdua, belanja baju sepuasnya di butikku, gimana?" tantang Siska dengan percaya diri sekali.