Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kutukan Sang Alpha

Kutukan Sang Alpha

"Kami tidak tahu banyak mengenainya ... semuanya dirahasiakan. Yang kami ketahui hanyalah para pria yang memasuki Hutan Pengembara dan tidak pernah kembali. Mereka yang kembali mengisahkan pertemuan mereka dengan siren tersebut; seekor putri duyung yang tinggal di sungai timur dan menyanyikan nada yang manis, menggoda para pria untuk menemuinya di suatu tempat, kemudian menjerat mereka dalam genggamannya dan membunuh mereka." Waverly terlonjak di tempat dan Sawyer mengulurkan tangan untuk menenangkannya. Harold meraih sebatang ranting dan menusuk api unggun yang mulai padam. "Kisahnya mengatakan siren tersebut memiliki kekuatan yang besar, juga banyak identitas. Tidak ada yang benar-benar ta
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

Ia adalah bagian dari kegelapan yang selalu mencoba merusak keseimbangan. "Dia menginginkan giok ini karena ia adalah satu-satunya yang bisa membuka portal menuju 'Sumur Kehidupan Duyung'," kata Naya Kirana. "Di sana tersimpan energi inti semua duyung, dan jika ia menguasainya, ia bisa menghancurkan kami semua, dan menguras seluruh lautan."
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Dan malam ini, ia bisa merasakannya sejak Elvano kembali masuk ke apartemennya tanpa banyak bicara. Kiara berdiri di depan papan digital besar di ruang kerjanya. Cahaya biru dari layar memantul samar di wajahnya yang pucat karena kurang tidur. Nama-nama itu masih tersusun di sana seperti pola yang belum selesai. Vivienne Ardhani. Adrian Pramana. Saint Orla. Nadia Suryani. Darian Snow. Dan kini, untuk pertama kalinya, garis antara Darian dan Adrian tidak lagi tampak seperti dugaan samar. Garis itu masih tipis, masih belum utuh, tetapi sudah cukup nyata untuk tidak diabaikan.
508 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Gaun navy blue yang Raina kenakan terasa berat di pundaknya, bukan karena bahannya yang mewah, melainkan karena beban peran yang akan ia mainkan. Kalung berlian dari Arjuna Dirgantara terasa dingin di lehernya, sebuah simbol dari belenggu yang kini mengikatnya. Raina menatap pantulan dirinya di cermin apartemen, melihat seorang wanita yang nyaris tak ia kenali. Senyumnya kaku, matanya menyiratkan keputusasaan yang tersembunyi. Ia adalah asisten Arjuna Dirgantara, yang kini terpaksa menjadi calon tunangannya dalam sebuah sandiwara besar.
10870 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Sahabat Suamiku

Sentuhan Panas Sahabat Suamiku

Ia harus turun ke dapur, hendak membantu neneknya untuk menyiapkan makan malam. Malam harinya, setelah memastikan Bi Sumi benar-benar terlelap, Siren mengambil ponsel itu dengan tangan gemetar. Ia duduk di sudut kamar yang paling gelap, memasang headset, dan menyalakan layar ponselnya. Cahaya ponsel itu menyinari wajah Siren yang tampak pucat. Begitu ia membuka video pertama, napasnya mulai tidak teratur.
9.9334.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai siren duyung
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
AURELIA GEORGIA MADELEINE
Satu pertanyaan saya thor.. tolong bantu jawab knp saat Sean & Elyssa, Sean selalu kemewahan utk Elyssa dan apa adanya tentang status dia namun saat pacaran dengan Camelia selama 6 th kenapa hidupnya kismin? Tlg thor jawab utk rasa penasaran sy..
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

saran Dewa Naga Dilong. Yu Ping mulai memainkan seruling emasnya, suara alunan seruling yang merdu memecah keheningan malam, menggetarkan tabir siluman yang dipasang Huli Bai. "Gempur terus sampai tabir siluman itu pecah!" seru Dilong, Yu Ping pun melakukan apa yang diperintahkan si naga mini.
9.529.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 991 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Akan dilantik menjadi apa dia? “Langsung ke aula, Pak?” Seorang lelaki muda menyapa Bang Asman. Aku lirik nametag-nya, Dayu. Lelaki bernama Dayu itu berkulit sangat putih, dengan rambut lurus yang disisir rapi ke belakang. Tubuhnya kurus kering, dengan tinggi badan lumayan. Dia lebih tinggi dari Bang Asman. Lama dia menatap wajahku. Entah mengapa, aku menangkap rasa iba di sana. Sedikit heran sebenarnya, mengapa dia kasihan melihatku? Apakah wajahku tampak begitu memprihatinkan?
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

lirih Dygta Dygta yang terbakar emosi, karena kejujuran Eliza soal cintanya pada Mihran membuat ia membanting ponsel Eliza itu hingga hancur. Dygta terus saja berseloroh meluahkan semua emosinya pada Eliza dan Mihran. Dengan tenaga yang tersisa, ia berusaha bangkit dan mengambil tabung pemadam itu lalu memukulkannya dari belakang, hingga Dygta jatuh tersungkur. Ia pingsan. Eliza pun berhasil lolos dari cengkraman sang psikopat. **** Rumah Sakit Angkasa
5.58.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

"Vira, bicaralah sesuatu nak jika kamu mendengarkan Papa saat ini. Papa sangat merindukan kamu sayang, katakan, dimana saat ini kamu nak?" Aku disini Papa! Di depan pagar rumah kita. batin Davira, ingin sekali rasanya gadis itu berteriak menyuarakan kalimat itu untuk Dava, Tapi, lagi-lagi tertahan dan tenggorokannya terasa terasa tercekat. Keterdiaman Davira membuat Dava menjadi gemas, pria tua itu sangat yakin sekali jika putri sulungnya itu tengah mendengarkan semua ucapannya. Sangat disayangkan sekali Davira tak ingin bicara walau sepatah katapun, padahal Dava sangat merindukan sekali suara, dan tawa Davira.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Diuber Janda

Diuber Janda

Kring Kring Ponselnya bordering. Elok menoleh ke asal suara, yaitu di dalam kamar. Lekas ia masuk ke dalam rumah untuk melihat siapa peneleponnya. Keningnya mengernyit, saat melihat nama kontak suaminya yang melakukan panggilan. “Halo asslamualaykum. Ya Mas?” “Wa’alaykumussalam. Maaf, Mbak saya Desta, langganan ojek Bang Imron ingin memberi tahu, bahwa Bang Imron saat ini ada di rumah sakit XXX.”
10118.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai siren duyung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status