Davira
"Vira, bicaralah sesuatu nak jika kamu mendengarkan Papa saat ini. Papa sangat merindukan kamu sayang, katakan, dimana saat ini kamu nak?"
Aku disini Papa! Di depan pagar rumah kita. batin Davira, ingin sekali rasanya gadis itu berteriak menyuarakan kalimat itu untuk Dava, Tapi, lagi-lagi tertahan dan tenggorokannya terasa terasa tercekat. Keterdiaman Davira membuat Dava menjadi gemas, pria tua itu sangat yakin sekali jika putri sulungnya itu tengah mendengarkan semua ucapannya. Sangat disayangkan sekali Davira tak ingin bicara walau sepatah katapun, padahal Dava sangat merindukan sekali suara, dan tawa Davira.
Bab Populer