KEKASIH HATI SANG PUTRI
“Astaga, kenapa bisa separah ini? Dia bahkan tidak mengenakan baju zirah. Dia ingin bunuh diri atau apa?”
“Putra mahkota tidak sempat memakainya, segalanya terjadi begitu cepat.”
“Aku akan meracik obat untuknya.” Naomi segera bergegas ke dapur untuk melaksanakan niatnya.
“Hm, aku akan berusaha melepaskan anak panah dari tubuhnya dan menghentikan pendarahannya.”
“Kau bisa menggunakan selendang putih di atas meja, itu milik tuan putri.” Ucap Naomi sebelum benar-benar pergi.