The Merman
"Benarkah, secantik apa?"
Arthur tampak berpikir. "Seperti karang laut, cantik, penuh warna, terlihat kuat tapi sebenarnya rapuh. Membuat ku ingin melindungi Keana."
Keana tertegun dengan ungkapan Arthur. Ia merasakan wajahnya memanas. Astaga, jangan sampai ia merona di sini. "W-wah ... Kau pandai menggoda rupanya." Keana membuang wajahnya. Astaga, tiba-tiba saja ia mengingat ciuman di belakang cafetaria.
Bab Populer