AKU TANPAMU
“Oiya, tadi ada yang antar sofa, Mas. Katanya pesanan Mas Fahry.”
“Oh, udah diantar? Iya, Mas yang pesan. Sekarang di mana sofanya?”
“Di ruang tengah, Mas. Memangnya sofanya untuk di mana?”
“Di kamar kita, Dek. Ya udah nanti biar Mas yang masukin sofanya ke dalam kamar.”
Aku memang sengaja memesan sofa agar aku bisa tidur di sana dan tak lagi memakai kamar Khanza yang membuat ibu menegurku tadi pagi.