Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
From The Darkest Side

From The Darkest Side

Ambera mencoba duduk, tubuhnya terasa sangat lelah dan tulangnya seperti mau remuk. "Ya Tuhan, sakit sekali." Ambera tidak tahu kenapa ia merasakan pegal yang teramat sangat pada tubuhnya, belum lagi ia yang merasakan sakit di bagian perutnya. Ambera melirik jam dan ternyata baru pukul 6 pagi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
SISI LIAR JANDA SUAMIKU

SISI LIAR JANDA SUAMIKU

Perlahan ia membuka mata, Jo terlihat segar setelah mandi. “Sudah sholat belum?” tanya Jo lembut. “Astaghfirullah, sekarang jam berapa?” tanya Tiara panik, seketika ia melihat jam di dinding, sudah pukul 5 sore. Pantas saja Jo sudah di rumah.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

gumamnya dengan suara serak khas orang baru bangun tidur. Pram melirik jam tangan yang tergeletak di atas meja kecil samping ranjang. "Jam lima sore. Kita bener-bener kayak orang pingsan saking capeknya," jawab Pram sambil terkekeh kecil, mengingat betapa brutalnya mereka saling menghantam tadi pagi. Mendengar itu, Tari langsung terperanjat. Ia beranjak bangun dari posisi berbaringnya, mengabaikan rasa perih di kawah gelapnya yang baru saja dijajah habis-habisan.
1061.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa )

Kucoba pejamkan saja mata ini lagi, kalau bisa tertidur lumayan untuk tidak aku rasakan sakit ini beberapa menit. Ceklek…. Tersentak yang membuatku terbangun. Membuka karena terkejut membuat dadaku sakit dan lemas. "Mas, kamu sudah pulang?" Kulirik jam dinding yang berada di dinding kanan bagian atas. Jarum jam menunjuk ke angka 5. Ternyata sudah sore.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Investor Asing

Investor Asing

"ha...ha..ha" Soraya yang sedang memikirkan rencananya pun mendadak terdiam. “Tunggu… ‘sore’ itu sebenarnya mulai jam berapa, ya?” Matanya membulat sesaat. “Astaga…” Ia menghela napas, lalu tersenyum kikuk pada dirinya sendiri. “Ya sudah… anggap saja habis Ashar.” Soraya mengangguk kecil, seolah menyepakati keputusan sepihaknya sendiri. “Berarti… jam tiga aku kirim pesan perubahan tempatnya.” Ia pun menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal, sedikit malu dengan kekacauan kecil yang baru saja ia sadari.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Sepupu tapi menikah

Sepupu tapi menikah

(POV Turi) Di pagi hari aku terbangun dengan kepala yang terasa sedikit sakit, aku menengok ke arah jam yang tertempel di dinding, semabari mengucak-ngucak mata kulihat jarum jam menunjukkan pukul 04.35, ternyata sudah subuh. Terdengar dari kejauhan riuh kokok ayam saling bersahutan.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Jam sudah menunjukan pukul sembilan tiga puluh menit, Arumi baru saja membuka matanya. "Astaga Aku kesiangan, jam berapa ini?" Arumi bergeser mencari ponselnya. Matanya melotot saat melihat jam. "Ya ampun udah siang banget!" Arumi mengedarkan pandangannya mencari Hanzero. "Pasti Mas Hanz sudah berangkat. Tapi ko gak bangunin aku sih!" Arumi menggerutu sedikit kesal. Badan Arumi sakit semua, mengingat kejadian semalam Hanz mengempurnya tanpa ampun.
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Lantai dingin sedikit membantu meredakan panas tubuhnya, tapi rasa sakitnya sama sekali tidak berkurang. Bahkan untuk mengangkat tangan melihat jam di pergelangan pun Eric tidak sanggup. Akhirnya, ia menoleh ke arah dinding. Di sana, jam kayu besar dengan ukiran rumit tergantung elegan. Jarum pendeknya menunjuk di antara angka empat dan lima, sementara jarum panjang hampir mencapai angka enam. 'Masih ada, empat jam...' batin Eric sambil menelan ludah dengan susah payah.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

Sore berganti malam. Langit di luar jendela gedung perkantoran mulai menggelap ketika Jagara akhirnya berdiri dari kursinya. Jam di pergelangan tangannya menunjukkan pukul tujuh malam—waktu di mana biasanya Raya sudah selesai bekerja, atau setidaknya mengirim pesan singkat bahwa ia akan lembur. Ia kembali meraih ponselnya. Saya jemput sekarang, kamu sudah selesai?
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Dihamili Suami Saudara Kembarku

Dihamili Suami Saudara Kembarku

“Sial, ini gila!” Jam dinding ruang kerja Reivan menunjukkan pukul 4 sore lewat 5 menit ketika ia bangkit dari sofa dengan tatapan merah membara. Membuka jas, melempar ke asal ke sofa, meraih jaketnya yang tergantung. Sementara itu, kancing kemeja dibiarkan terbuka setengah. Napasnya tersengal, rahangnya mengeras. Pikirannya hanya tertuju pada Javier si berengsek.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sore dari jam berapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status