Gerimis Bulan Desember
“Iya Romo.”
Tangan lentiknya membuka lipatan kertas dalam amplop itu. “Chandra di langit yang gelap ….”
“Chandra di langit yang gelap, yang bersinar malu-malu pada bumi. Kecantikanmu bagai rembulan di langit gelap tanpa bintang, satu-satunya. Chandra, jangan biarkan bumimu menjadi pungguk yang merindukan rembulan. Mampu memeluk, tapi tak bisa memilikimu. Berbagilah sedikit sinarmu, agar bumi ini menghangat, agar dingin malam tak terlalu pekat.”