Mendadak Miskin
"Kenapa? Aku ini kan sudah jatuh miskin, bisa saja kan memang aku yang mengambil jam tangan milik Xavier?"
Samar Dika tersenyum tipis, menoleh ke arah Rafa dengan wajah datar. "Karena kemarin malam, saya datang kembali untuk mengambil dompet yang ketinggalan di loker saya." Dika berhenti sejenak sebelum melanjutkan ceritanya. "Dan saya yakin setelah saya hendak pergi, ada sekelebat bayangan yang mengotak-atik loker mas Rafa. Malam itu saya pikir itu mas Rafa, tapi ketika saya dekati, ternyata sudah gak ada siapa-siapa."
Hot Chapters