Masih Ada Waktu
Guratan Rindukabur matanya karena hendak pingsankabur mata karena hendak pingsansedih pap mata menangispap mata menangis
Ah, itu sudah menjadi hal yang tidak asing di dalam kamus hidupnya.
"Dateng, enggak, dateng, enggak, dateng ... ah, dasar!" Lang berdecak sebal. Ia menghitung kembali kelima jarinya. Semoga saja ada kekeliruan dalam perhitungan sebelumnya.
Huh, menyebalkan! Hasil akhir yang didapatkan tetap tidak berubah. Ini sudah percobaan yang kesepuluh, tapi kenapa hasilnya sama saja? Hah, mau tak mau, Lang harus menghadiri acara di lapangan itu.
Hot Chapters