Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Sebuah percikan kecil harapan menyala di dalam diriku. Mungkin dia akan memberiku satu kesempatan lagi. Mungkin aku bisa memperbaiki semua ini .... Akupun menoleh kembali ke Selena, menatap wajah yang dulu sangat kuinginkan. Sekarang, aku hanya ingin menghapusnya dari dunia. "Potong lidahnya," kataku datar. "Aku tidak ingin mendengar suaranya lagi." Selena mengeluarkan teriakan terakhir yang putus asa, tapi aku sudah pergi.
25.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as strike back
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Di bawah guyuran hujan Bisma masih setia menunggu kedatangan mobil yang akan melintasi jalan itu, ia tidak peduli dengan dinginnya malam akibat turunnya hujan. Bisma melihat ada mobil yang melintas dengan kecepatan sedang, ia langsung berlari ketengah untuk menghadang mobil itu. Mobil yang ia hadang berhenti dan menurunkan kacanya untuk berbicara kepada Bisma. "Hei anak kecil, kalau mau mati jangan menabrakan dirimu di depan mobil saya. Minggir kamu, saya harus pergi," teriaknya. Bisma hanya bisa menjauh dari mobil yang ia hadang. Bisma kembali untuk menemui Arga, ia tidak tenang meninggalkan Arga kepada orang lain tetapi ia juga tidak bisa berbuat banyak.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as strike back
Read
+Library
Defeat the Night

Defeat the Night

"Cepat sekap dia sebelum terjadi keributan." Seseorang langsung memukul kepalanya dari belakang dengan benda tumpul. Membuat Daniel langsung terjatuh. Samar-samar dia mendengar seseorang kembali berbicara sebelum semuanya hening. "Berengsek, menyusahkan saja."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as strike back
Read
+Library
Revenge and Love

Revenge and Love

“Dasar laki-laki kurang ajar!” teriak wanita yang tiba-tiba datang ke pesta ulang tahun Narendra. Ibu Monica merasa tidak terima karena putranya di tampar oleh wanita tidak jelas itu. Ibu Monica pun mendekat dan menampar wanita itu dengan sangat keras. “Siapa kamu? Kenapa datang ke sini dan langsung menampar anak saya? Orang seperti kamu nggak seharusnya di tempat ini! Pesta ini hanya untuk orang-orang terhormat!” tandas Ibu Monica.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as strike back
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Ia kini mengenakan jubah putih berbahan serat kristal yang ia ciptakan dari material di ruangan itu menggunakan manipulasi energi murni. "Tuan Muda..." Bima mendekat, ia berlutut dengan kepala tertunduk dalam. Ia tidak berani menatap mata Arka. "Sensor satelit menunjukkan bahwa faksi-faksi dunia di permukaan sedang bersatu. Mereka menyebut kita 'Ancaman Global Nol'. Mereka sedang menyiapkan serangan Orbital Strike—rudal kinetik dari luar angkasa yang dirancang untuk menembus kerak bumi hingga ke koordinat ini."
10821 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as strike back
Read
+Library
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Arka berguling ke samping, mengambil granat stun dari sabuknya, dan melempar ke arah Evelina. Ledakan kilat membutakan sekejap. Cukup waktu. Dengan kekuatan penuh, Arka menghantamkan pukulan ke dada Evelina, menghancurkan pelindung armor di sana. Gadis itu terlempar ke belakang, menghantam dinding batu hingga retak. Evelina terbatuk darah, tapi masih tersenyum. "Kamu kuat," katanya. "Tapi bahkan jika kamu menghentikanku... Resonansi Helios sudah dimulai."
104.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as strike back
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Stroam terkekeh lalu mengembuskan napas gusar. "Aku tahu aku salah. Seumur hidupku aku tidak peduli kepada gadis kecil itu. Dia seperti kecoak yang tidak bisa kusingkirkan." "Brengsek." Madrigal menumpahkan seluruh amarahnya kepada Stroam, memukul pria itu membabi buta hingga wajah Stroam membengkak dan hidungnya patah. "Apa yang aku lakukan sekarang tidak akan pernah bisa menebus apa yang kau lakukan kepada Grace."
1046.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as strike back
Read
+Library
Istri Penyakitan Melakukan Pembalasan

Istri Penyakitan Melakukan Pembalasan

Bahkan sampai berdiri dari duduknya. Kalila berjalan cepat, lalu kembali menampar pria itu. "Aku yang harusnya bertanya. Kenapa kamu memfitnahku di depan Kak Hana?!" teriak Kalila, yang langsung dibungkam dengan sebelah tangan Aji. Pria itu memberikan isyarat agar Kalila diam. Suara Aji tak meninggi, tapi masih bisa didengar oleh Hana. "Diam! Kalau aku tidak melakukan ini, bagaimana bisa kita melanjutkan rencana."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as strike back
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status