Satu Atap dengan Pria Dingin
Singkat, padat, dan sukses membuat tekanan darah Avena naik seketika ke ubun-ubun.
"Mau lihat tempat kerjaku?!" Avena memekik, suaranya naik satu oktav sembari menunjuk-nunjuk gerobak bubur di samping spion mobil Rafsen. "Kemarin, kan, aku udah bilang jalan ke sini sempit, cuma muat motor. Di mana otakmu itu disimpan, hah? Harusnya tadi kalau mau ikut, tuh, naik motor, bukan bawa mobil begini."