Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

“Tidak kusangka, ternyata laki-laki yang kuanggap tangguh selama ini, hanya seorang pengecut yang—” “Diam! Aku katakan juga diam!” Kali ini suara Targa benar-benar mengentak garang. “Setidaknya beri aku waktu untuk berpikir, Warsih! Aku ini anak kepala kampung dan tidak semudah itu harus … aahhh!” Dia tidak meneruskan kalimat, tersebab melihat Warsih terguguk sedih. “Aahhh … maafkan aku, Warsih. A-aku tidak bermaksud untuk ….”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Sang Penggoda

Sang Penggoda

goda Tina pada Linda. “Apaan sih, kamu juga nempel juga tuh! kayak perangko aja,” balas Linda pada Tina. Dua lelaki itu hanya tersenyum tipis melihat para wanitanya saling menggoda. Mereka enggan untuk ikut campur karena merasa bahagia melihat hal itu, kemudian mereka saling tertawa bersama dengan canda yang tidak seberapa. ***
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

ucap Axelle tegas. Sedang Felly menatap Christ dengan ragu. "Bilang iya aja, biar semua beres," sekenanya jawaban Christ membuat kapten muda itu hanya melotot marah. **** Kasus tertembaknya dan tertangkapnya Tiger Wong sudah merebak ke media berita. Ratu Prameswari gusar dan marah. "Dasar tidak becus! Kera begitu saja tidak ada yang benar!"makinya sambil melempar barang.
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 894 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman

Selain itu ajaran Samin adalah ; Ono Iro Mergo Ingsun, Ono Ingsun mergo Iro yang artinya adalah Ada kamu karena aku dan ada aku karena Kamu yang mengandung pokok ajaran untuk saling tolong menolong dan welas asih antar umat manusia. Orang orang Samin menyebut dirinya Wong Sikep yang mempunyai arti orang yang suka damai. *** Ketika malam agak larut, Ki Warso menawarkan Ratih dan dua kawannya untuk beristirahat di sebuah kamar sederhana di rumah Ki Warso. Sedangkan Satya, Galang, Tono dan Bamb melanjutkan njagong bersama Ki Warso dan orang orang di pendopo tersebut.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Seru Madakatama "Api surgawi yang kalian miliki adalah harta dari langit yang tidak memiliki pemiliknya. Lebih baik memberikan daripada melindunginya dengan hal yang sangat percuma!"seru Panji Gamalung dari Perguruan Tangan Besi Wijaharta dari Gunung Pelangi melawan Ishwar dari Perguruan Cakra kembar. Bang! "Rupanya Perguruan Cakra Kembar juga ikut!" ucap Bagas Ranji yang beralih dari melawan dua faksi lainnya kini fokus pada penyusup lainnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Darah dan Takdir

Darah dan Takdir

Pria itu sedang berbicara dengan dua orang lainnya, tetapi gerak-geriknya tampak gelisah, seolah menyembunyikan sesuatu. Saraswati mengikuti arah pandangan Raka, lalu merasakan ketegangan merayap di tengkuknya. Ia mengingat pria itu. Namanya Sanga, seorang buruh dari desa yang bergabung dengan mereka beberapa hari sebelum pertempuran. Ia bukan seseorang yang pernah menarik perhatian sebelumnya, tetapi kini Saraswati melihatnya dengan sudut pandang berbeda. Raka melangkah maju, mendekati Sanga dengan ekspresi yang dingin. "Apa yang kau bicarakan?" tanyanya tajam.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Dia membungkuk untuk mengambil batu jiwa Iblis Milik Kaisar Sou. Perang benar - benar berakhir, dan Kemenangan berada di tangan Tang Hu. Dia benar - benar menang, saat menghadapi satu juta pasukan beserta Kaisar Sou seorang diri. Walaupun dia menggunakan Trik Jahat. Tetapi, kemenangan tetaplah kemenangan. Tang Hu meminum air surgawi lagi kemudian mengeluarkan kesembilan bayangannya. "Ok, Saatnya panen batu jiwa iblis dan cincin spasial, Jangan lupa senjata harta. Ini adalah, rampasan perang..." Kata Tang Hu kepada kesembilan bayangannya.
9.1147.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Mas Bayu tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Jangan khawatir Sarah, suami mu ini cukup kuat untuk menggendongmu bahkan walaupun tangga itu tingginya sampai ke ujung langit,” balas Mas Bayu tanpa basa basi lagi mengangkat tubuh ini dan membawanya di dalam pelukan, aku pun melingkarkan tanganku di lehernya untuk berpegangan sambil tersenyum, kami sudah tak lagi menghiraukan ratusan pasang mata yang menatap kami.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

tanya Susan polos. Eliza langsung melemparkan lirikan mautnya pada Susan. Namun kali ini dia tidak marah. Dia malah tersenyum lalu memberi kecupan jarak jauh, "Muach. Aku sedang bahagia," jelas Eliza, lalu kembali lagi menggoyangkan kepalanya sambil bernyanyi. "Whatever. Aku hanya ingin sarapanku pagi ini."Susan menunggu sarapannya dengan tidak sabar.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Faktanya hal itu tidak dapat dibilang acara, melainkan pertarungan antar bangsawan. Seorang bangsawan mengacungkan satu tangannya—ia hendak bertanya. Namun, Edgar menaikkan tangannya sebagai tanda supaya tak ada yang bertanya sebelum Albert melanjutkan pengumuman. Ya—Edgar berada di barisan paling depan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sugeng tanggap warsa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status