Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Menidurinya?

Kamu Menidurinya?

Menunggu momen di mana matahari akan tenggelam dan menghilang di bawah garis cakrawala di sebelah barat. Kepala Alia bersender di bahu Abian. “So beautiful,” ucapnya pada saat cahaya sunset mulai terlihat. Sangat indah. Rona merah kekuning-kuningan mengundang rasa kagum. “Yeah. Cantik seperti kamu.” Abian menggenggam erat tangan Alia. Mencium rambut istrinya. “Ini pertama kali kita melihat sunset bersama. Iya, kan.”
9.4181.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

lanjutnya. Anindya mengangguk pelan. Lalu, tiba-tiba matanya berbinar. “Mas! Sunset!” seru Anindya sambil menunjuk ke arah horizon. “Cantik ya?” “So beautiful,” sahut Arvendra. Namun, matanya tidak tertuju pada matahari yang tenggelam perlahan di laut. Matanya justru menetap pada Anindya. Pada senyum kecil di bibirnya, pada cahaya senja yang memantul di wajah cantik itu.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Ingin rasanya Biyan loncat ke inti, tetapi dia tak mau membuat Adisti canggung. “Mau minum di tepi kolam?” tanya Biyan sambil mengeluarkan lemon tea. “Pemandangan dari sana mengesankan menjelang matahari terbenam.” “Asal jangan mendorongku. Kita belum sempat latihan renang lagi.” Adisti menerima gelasnya dari Biyan. “Batara juga pernah bilang sunset view dari balkon vila kami bagus. Sayang, aku belum sempat lihat karena sibuk ngurus tulisan.”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Perfect Partner in Life

Perfect Partner in Life

Mereka juga berhak bahagia dan bersenang- senang seperti anak- anak lain. Shanum mengangguk cepat. “ Nanti kita pikirkan kapan waktu yang tepat ya, Mas. Kan harus menyesuaikan sama jadwal kerja kita. Ibu dan ayah pasti mau ikut juga.” ..................... Sunset.... Pemandangan paling indah yang menjadi incaran para pengunjung pantai. Cuaca yang cerah pun seakan mendukung untuk melihat kesempurnaan matahari terbenam. Shanum menatap matahari yang mulai terbenam di depannya dengan tatapan kagum, lagi- lagi ia dibuat takjub dengan segala hal yang Tuhan ciptakan.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
PLAYMATE ( INDONESIA )

PLAYMATE ( INDONESIA )

Seperti saat ini, pasangan itu duduk di atas pasir untuk melihat semburat jingga matahari terbenam. “Seperti kata Kristen Butler, ‘Sunset menjadi bukti bahwa apa pun yang terjadi setiap hari dapat berakhir dengan indah’ dan itu akan aku aplikasikan ke dalam kehidupan kita. Aku ingin menjalani kehidupan ini setiap hari bersamamu dan selalu berakhir dengan indah.” Sally menatap lekat kedua bola mata Roland. Pria itu menarik ujung dagu Sally dan memiringkan sedikit kepalanya untuk mengecup bibir wanita cantik di sampingnya. Keduanya menikmati ciuman penuh keromantisan dengan berlatarkan semburat jingga di langit pinggir pantai.
9.9126.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai sunset view
Tampilkan Ulasan (115)
Baca
+Pustaka
Alula Irwandi
cerita yang amat sangat bagus😭😭😭 ciri khas Kak Bebby yang tak pernah luput, sllu mnggunakan julukan disetiap critanya, dn ini dluar zona aman sprti biasa , dari zaman,Destiny, dan THW sampe PP se-ingatku, tak ad aksi2 tembak menembak selain dkamar🤣🤭 semangat terus kak Bebby, luv yu😘
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Purnama

Purnama

Dokter Surya begitu kata yang terpampang di layar. "Assalamu'alaikum, Dok." "Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh." "Ada apa, Dok?" "Maaf mengganggu aktivitas sore kamu, saya mau mengajak Langit nonton film anak-anak yang baru tayang di bioskop ... sekalian sama kamu." "Nonton?" "Iya, besok ba'da Zuhur saya jemput." Purnama terdiam sesaat, haruskah ia menerima ajakan Surya?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Petang itu, matahari Zurich tenggelam perlahan di balik deretan pepohonan maple yang mengitari taman belakang mansion utama keluarga Von Rotchschild. Langit memerah lembut, menciptakan kanvas senja yang sempurna sebagai latar momen yang tak akan terlupakan.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Kesandung Cinta Tuan Mafia

Kesandung Cinta Tuan Mafia

Sebuah keindahan alam yang tidak bisa dinikmati di tempat lain. "Jika sore hari, pasti sunset akan terlihat begitu jelas di sini. Kapan-kapan aku akan ke sini saat sore hari." Monolog Aluna yang masih saja mengagumi apa yang tengah dipandanginya. Setelah merasa cukup, Aluna pun kembali ke mansion untuk beristirahat.
10287 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Perjanjian 100 hari Menikah dengan Om CEO

Perjanjian 100 hari Menikah dengan Om CEO

Dengan sigap pula, ia menarik kursi ke belakang dan mempersilahkan Fania untuk duduk. “Terima kasih, Mas.” Fania tersenyum. Ia sungguh tak bisa berkata-kata lagi. Hatinya sangat bahagia kali ini. Ia tidak menyangka akan diberi kejutan semewah ini. Bukan hanya itu saja, Fania dibuat takjub oleh pemandangan sunset yang indah di barat sana. Matahari yang telah tenggelam sebagian, menampakkan kecantikan cahayanya di balik gedung-gedung yang menjulang tinggi.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Firasatnya mengatakan jika ia masih akan menyahuti ucapan Anita, ia akan berakhir dengan sangat tidak baik. *** Pukul 5 sore, tepat saat sunset akan di mulai. Sagara sedang duduk di kafe menikmati secangkir macha sambil menatap ke arah pantai yang menampilkan pemandangan sunset yang sangat indah seorang diri. Ia tak berniat mengajak Anita, karena ia pikir untuk memberi wanita itu waktu untuk istirahat serta privasi. “Apa kamu suka pemandangannya?” tanya seorang wanita yang tiba-tiba muncul dan duduk di samping Sagara.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai sunset view
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status