Harem milik Suamiku
"Jangan pernah lagi menemui Nina, apalagi sampai menyentuhnya."
Meski gestur tubuh lawam bicaranya terlihat mengintimadasi, Oskar berusaha menampilkan senyum meremehkan. Dengan dagu terangkat, Oskar mencibir, "Jadi permusuhan ini tentang Nina. Ck, asal kamu tahu, jalang kecil itu cinta mati padaku. Nina tergila-gila padaku. Aku hanya perlu menjentikkan jari, maka Nina akan berlutut padaku. Karena apa? Karena selamanya, dia akan selalu kembali padaku. Itu adalah takdirnya."
Srek. Brak.