Hestia
*"Maaf karena aku ceroboh. Aku tahu ini nggak akan benar-benar mengganti sweater kamu yang lama, tapi semoga bisa nemenin kamu kalau hujan lagi. Maaf ya, Tal."
Talia tidak langsung membuka kotaknya. Ia justru berdiri beberapa detik sambil memandangi memo itu, lalu tanpa sadar menggigit bibir bawahnya sendiri.
Perempuan itu akhirnya membuka penutup kotak perlahan. Sebuah sweater rajut berwarna abu-abu tua terlipat rapi di dalamnya, lengkap dengan label toko yang bahkan belum dilepas. Bahannya tidak benar-benar sama dengan sweater lamanya, tetapi Patra jelas berusaha mencari model yang semirip mungkin.
Bab Populer