Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

Jawab Justin lagi, tanpa ragu sekaligus malu. Justin sungguh menyebalkan, urat malu nol besar. ---
10910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

"Aku tidak akan menyerah." "Itu urusanmu," kataku, melepaskan tangannya. "Tidak ada hubungannya lagi denganku." Di luar restoran, aku menggenggam tangan Leo. "Ayo pergi." Di belakang kami, suara Adriel menggema. "Ini belum selesai, Vivian. Tidak akan pernah selesai."
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Drrt drrt Getar ponselnya membuat Kenan langsung meraih benda persegi panjang itu dari saku celananya. “Apa sudah dapat informasinya?” Tanya Kenan to the point. Ia membenci basa basi yang tidak penting. “Apa Rik? Keluarga Arbaha yang itu yang kamu maksud? Baiklah filenya bisa kamu kirimkan lewat email.” Kenan mematikan panggilan dan langsung melamun. Pikirannya jadi menerawang. “Arbaha ya? Cukup menarik.” Gumam laki - laki itu dengan seringai di bibirnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Setelah Istriku Berkata Lelah.

Setelah Istriku Berkata Lelah.

Dia menghilang sejak aku menikah dengan Amara, kini dia muncul lagi maksudnya apa coba. "Aku dengar kalian cukup lama berpisah, masih yakin ada cinta yang tersisa untukmu? Aku rasa aku masih punya kesempatan lagi untuk merebut cintanya," ujar Rizwan sinis. "Kalian mau apa, tidak mau sholat?" tanya bapak pelan. Matanya melirik tanganku yang memegang kerah baju Rizwan. "Ini membantu merapikan baju Rizwan dulu, Pak." Aku hanya bisa menjawab begitu, tidak mungkin aku akan mengatakan kalau aku mau merontokkan gigi pria ini.
1012.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

Dirinya masih saja tidak menyangka jika Shamita sudah menikah dengan pria lain. "Irham, sudahlah Nak. Ikhlaskan Shamita, dia sekarang sudah bahagia dengan suaminya. Kamu tidak perlu terlalu lama bersedih seperti ini," ujar Zenab—ibunya Irham. "Bu, suami Shamita apakah orang baik?" tanya Irham tanpa memandang ibunya. Tatapnya masih sama menunduk menatap ubin berlapis semen tanp keramik.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Izinkan Suamimu Menikah Lagi Bab 70 Pov Author Berbulan-bulan telah berlalu. Nabila sudah berbaikan dengan Fathan. Namun, sebatas urusan tentang mereka berdua. Tidak berlaku untuk Nunik, Bu Saropah dan Risma. Terhadap ketiga orang tersebut, Nabila masih enggan membukakan pintu hatinya. **** "Hoek… hoek!"
1082.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

“Apa kamu masih perlu waktu lagi, Na? Aku akan nunggu.” “Jangan tunggu aku, Ga. Lanjutin aja hidup kamu. Maaf aku nggak bisa temenin kamu lagi.” Dia menarik napas berat. “Nggak ada kesempatan kedua kah?” Aku masih diam. Kesempatan kedua dengan orang lain saja aku berpikir ulang, apalagi dengan dia. “So, aku gagal lagi? Aku pulang dengan tangan kosong?”
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

(siapa yang bisa mengerjakan pr silahkan maju dan kerjakan) diluar dugaan ku, semua teman-temanku, seakan mematung sama sepertiku, otakku kupaksa bekerja lebih keras, agar sedikit bisa mengingat pelajaran yang disampaikan, ahh dasar ini otakku, tak ada sinyal yang masuk sedikitpun. "coba garapen siji ae" (coba kerjakan satu saja) suaranya seakan menggema diruang kelas ini, aku berharap salah satu temanku segera maju, dan jangan sampai pak hitam sampai menunjuk salah satu diantara kami, suara jantungku seakan berpacu dengan detak jam didnding diatasku, tanganku mulai basah dkarena keringat dingin, aku melirik teman disampingku, mereka tak jauh beda denganku, didepan ku hanya tersisa dua murid
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai tak lagi sama rizwan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status