Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Kecil yang Memanggil Suamiku Ayah di Mall

Anak Kecil yang Memanggil Suamiku Ayah di Mall

sahut Mas Haviz. "Bagaimana dengan yang nabrak? Apa ia sudah ditahan?" tanyaku. Mas Haviz pun mengangguk. "Ra," lirih Mama Yuni lagi. "Iya, Mah. Mama istirahat ya," pesanku. "Ra, Mama nggak mau banyak bicara, karena waktu Mama juga nggak banyak. Ra, maafin Mama," lirihnya dengan suara pelan, sangat pelan, telingaku sampai mendekati mulutnya agar bisa mendengar ucapannya.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Semua orang menyebalkan! “Dayu, Mama ingin sekali bertemu dengan mamimu. Kapan kami bisa ke sana?” Pertanyaan Mama yang sangat tiba-tiba dan di luar ekspektasiku itu seketika membuat lutut ini bertambah gemetar. Di atas kursi makan resto khas Padang ini aku hanya bisa termenung diam dengan segala perasaan sedih yang membuncah. Tak ada daya upayaku untuk menghentikan celotehan Mama. Jangankan menyelanya, untuk sekadar mengatakan sepatah kata pun aku tak mampu.
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU (13) "Vi, Mama boleh ngomong sesuatu gak?" Tanya Mama ketika baru saja memasuki mobil. Jam sudah menunjukkan pukul delapan malam ketika Mama memintaku mengantarnya pulang. Aku tersenyum. "Mama, sejak kapan Mama izin dulu kalau mau ngomong sama Vivi?" Mama menatapku lekat lekat. Rasa hangat langsung menyebar di seluruh bagian dadaku melihat sorot matanya yang penuh kasih.
10110.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Pernikahan Berselimut Noda

Pernikahan Berselimut Noda

Ah, semoga beliau tidak terkena serangan darah tinggi setelah ini. Di dalam mobil, kami berdua saling diam seribu bahasa. Aku menatap keluar jendela, menikmati hilir mudik kendaraan dan juga ruko-ruko di pinggir jalan. Sebenarnya aku sangat penasaran sekali dengan lanjutan kalimat mama yang sempat terpotong tadi. Kira-kira mama mau bicara apa tadi, ya? "Yessi, kenapa diam?" tanya Mas Wira membuka percakapan.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Clover Beside You (INDONESIA)

Clover Beside You (INDONESIA)

Semua masalah mereka kemarin bagai terbang disini, dibuang angin yang pergi menyisipi setiap lekukan alam. "Saya kesini bukan untuk ngomongin itu Ka ... sebenarnya saya mau cerita tentang Mama ... dia sudah bisa bicara." Khika bersyukur sejadinya. Bukankah ini yang dimaui Vino? Tapi kenapa ekspresinya seakan dunia menolaknya?
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Biar Kutanggung Dosa Malam Itu

Biar Kutanggung Dosa Malam Itu

’’ Membuat aku terkesiap dan menggeleng cepat. ‘’Kita makan aja langsung ya, Ma. Perutku udah bernyanyi dari tadi nih,’’ kataku dengan sengaja menyudahi pembicaraan dengan Mama. Jika bicara soal masa lalu tidak akan pernah berkesudahan nantinya. Luka hatiku yang sudah mulai kering malah akan basah kembali. Mama mengangguk dan senyuman terbit di bibirnya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Bagiku, hanya buang-buang tenaga dan air liur saja bila memperpanjang percakapan dengan Mami. “Ya, sudah. Mami mau lanjut baking.” Siapa yang peduli, benakku. Tanpa salam perpisahan, sambungan telepon langsung kuputus. Bercakap dengan Mami nyatanya hanya membuat pikiranku makin gundah dan kacau. Sungguh bencana punya orangtua seperti dia!
1065.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Liontin Merah Delima

Liontin Merah Delima

Kataku, sambil mengoleskan mentega di atas roti tawarku dan kemudian menaburkan meses di atasku, aku lebih suka perpaduan mentega dan meses cokelat dari pada yang lainnya. "Nanti siang papa sampai rumah sayang." Jawab sang mama. "Ma... " "Iya sayang..." Jawabnya tanpa melepaskan pandangannya dari smartphone mama, aku yakin mama sedang membalas pesan dari papa. "Mama nggak mau menceritakan kembali kepada Dilla tentang pengalaman mama dulu bersama liontin ini?" Tanyaku ditengah menikmati sarapanku.
10492 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Istri Simpanan Tuan Muda

Istri Simpanan Tuan Muda

Andini yang baru keluar dari kamar mandi langsung menginterogasiku. Sepertinya dia mendengar apa yang aku bicarakan dengan ibunya-kah? Aku meletakkan ponselku ke atas meja. "Aku tidak bicara dengan siapa-siapa. Hanya seseorang." "Bohong! Kamu terlihat sangat bahagia dan senyum-senyum saat aku intip tadi..." Setelahnya, aku mulai mendengar omelan Andini dari A sampai Z. Kukira setelah serumah kembali dengan Mamaku, Andini tertular penyakit over-talking nya Mama.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Roni berjalan di tengah, ditemani Dewi dan Lira. "Tuan," bisik Lira sambil berjalan pelan. "Aku dengar cerita tentang Mother Earth dari ayahmu dulu. Katanya dia bukan cuma kekuatan, tapi juga hati. Kalau kamu terlalu memaksakan, dia bisa diam."
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai talking with my mother lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status