Mencari Jejak Maria
"Tunggu saja sampai Rangga kembali dari Jepang, Tam. Mungkin di sana dia memang sangat sibuk dengan urusan dinasnya. Jangan terlalu berpikiran negatif dulu."
Tamara mengangguk pasrah. Ya, memang harus begitu. Tidak ada cara lain kecuali menunggunya pulang. Namun saat ia hendak menyeruput capuccino, ponsel di atas meja bergetar. Layarnya menampilkan nama seorangan temannya yang lain. Tamara segera menggeser tombol hijau dan menempelkan benda pipih itu ke telinganya.
"Halo, In?" sapa Tamara.
인기 회차