Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Terlebih melihat suami dari anaknya kini terlihat lebih bak serta menyayangi Sahara dengan sepenuh hati. "Tunggulah beberapa hari, setidaknya sampai Lila pulang, Nak Damar," ucap Bu Marta akhirnya. Pak Wirya, sang suami pun ikut membujuk supaya Damar tidak tergesa-gesa pergi meninggalkan kota ini. "Kurang dari satu Minggu lagi, bawang merah yang kamu tanam sudah bisa dipanen, kan?" Damar mengangguk mengiyakan.
18.9K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as tanaman damar
Read
+Library
MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

Antara bahagia dan takut. Saat perjalanan pulang, aku sempat bertanya-tanya mengenai tanaman cabai Mas Damar. Katanya, tanaman cabai seluas empat hektar itu menghabiskan modal sekitar 400 juta. Kalau harganya seperti ini, total panennya bisa mencapai tiga milyar. Pantas saja Mas Damar bisa beli mobil. Sekali petik saja dapat uang sebanyak ini. ****
1040.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tanaman damar
Read
+Library
Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Tanpa Ayah di Hari Terakhir

“Hal yang paling disukai Damar waktu itu adalah duduk menemaniku di halaman. Dia memandangi pohon kurma yang kamu tanam di sudut tembok, menghitung satu per satu buah yang tumbuh.” “Setiap kali bunga kurma itu mekar, dia senang bukan main, lalu menghampiriku dan bilang … Ma, kalau buahnya sudah banyak, ayah pasti pulang, ‘kan?” “Damar paling suka makan kurma dari pohon itu. Katanya, itu kenang-kenangan yang kamu tinggalkan untuknya.” “Dan setiap kali kamu pulang, dia akan membagikan kurma itu pada teman-temannya dengan riang, sambil berkata dengan bangga kalau kurma itu ditanam olehmu dan akhirnya kamu pulang!”
3.5K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as tanaman damar
Read
+Library
Terjerat dendam pernikahan

Terjerat dendam pernikahan

Sebelum kena omel sang penumpang, Damar lebih dahulu izin. "Maaf ya Mas Bule. Saya izin sebentar buat beli buah." Rey hanya mengangguk sepintas. Damar membelikan buah naga, buah kiwi serta anggur hijau untuk Shenina. "Banyak sekali yang dibeli?" tanya Rey setelah Damar memasuki mobil. "Oh, itu Mas Bule. Kebetulan tetangga sebelah saya sedang hamil. Tapi dia tidak ada yang menemani. Kemarin dia membuatkan saya puding jagung. Sebagai balasannya saya berikan buah."
104.6K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as tanaman damar
Read
+Library
Maafkan Aku Telah Mendua

Maafkan Aku Telah Mendua

Aina sudah hapal dengan situasi di kompleks perumahannya ini. Selang beberapa saat, Aina sudah tiba di kantor Damar. Ini kali pertama Aina datang ke kantor Damar. Kantor Damar terletak di pusat kota dan bertempat di salah satu gedung pencakar langit. Setahu Aina, Damar meneruskan usaha turun temurun dari keluarganya. Perusahaannya bergerak di bidang perdagangan. Bahkan sampai melayani ekspor ke luar negeri.
1057.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as tanaman damar
Show Reviews (20)
Read
+Library
Irsaliena Liena
Suka banget, jln cerita mudah faham, jln cerita nya lumrah dalam hidup. Ada pasang surut, ada khilaf, ada yg bisa akur bersama semula. Ada yg enggak Pokoknya komunikasi dan saling merendahkan ego itu penting dalam hubungan. Terlepas dari mau kembali jalin hubungan atau enggak. Itu hal jodoh
Yeni Sugiarti
klu aina nikah ama damar... fik sebenarnya aina n damar selingkuh dr dulu... bukan fakhir yg salah tp d aina, krena aina sebagai istri ga bisa jga marwah dia, krena dia d tidurin n cium damar diem bae.... berarti selama ini yg salah aina n damar, krena mereka munafik
Read All Reviews
Terjerat Pesona Nyonya Bos

Terjerat Pesona Nyonya Bos

"Mba Tari yang mulai tuh, Bu." Damar berucap sambil membereskan tanaman obat yang baru saja dibeli lewat aplikasi online. Rencananya sang pria yang memiliki gelar sarjana pertanian itu akan membuat apotik hidup di taman belakang. Dia merasa sayang jika tanah dibiarkan kosong begitu saja. Hanya ditumbuhi rumput yang tak berguna. "Kenapa jadi aku? Jelas-jelas kamu yang sudah membuat semuanya jadi berantakan. Coba aja kamu tidak bawa tanaman seperti itu, kita bertabrakan pun tidak akan seheboh ini."
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tanaman damar
Read
+Library
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

“Kau pikir, luka tusuk sebanyak itu pembunuhan biasa? Hanya orang yang punya dendam yang bisa melakukannya tanpa berhenti. Jus … jus … jus … tusuk sana tusuk sini tanpa ampun. Dendam apalagi yang lebih dahsyat dari dendam karena wanita.” Gamma terdiam. Ingatannya tertuju pada Mala. Bahkan bila Mala jatuh ke pelukan lelaki lain, dia akan sangat sanggup melakukan hal itu pada lelaki lain tersebut. Gelap mata, tak memikirkan akibat apapun yang penting dendam terbalas.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dandelion (TAMAT)

Dandelion (TAMAT)

Meski ekspresi di depannya sudah tergambar jelas, jangan lupa bahwa Arka adalah orang yang haus akan sebuah pengakuan. "Suka sekali, dimana kamu memetik ini?" Liona menyimpan mawar itu di dekatnya tepat di samping gelasnya. Arka mengangkat dagunya menunjukan ke arah samping kanan dari tempat mereka duduk dan melihat bahwa dinding kaca yang tersembunyi menyimpan taman kecil yang hijau di baliknya. Liona ternganga sekilas, tak percaya dengan yang dia lihat.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 470 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

kata Ayna. "Iya, karena memang dulu Nenek Neng Nisa suka menanam bunga," kata Bi Ami. "Bukan hanya bunga, di samping rumah juga ada berbagai macam buah, sayur bahkan tanaman obat," kata Bi Ami lagi. "Iya kah, Bi?" tanya Ayna tidak percaya. "Pantas saja di samping rumah ada pagar tembok tinggi, ternyata di sana ada tanaman yang bermanfaat," kata Ayna.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as tanaman damar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status