Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Berujung Cinta

Dendam Berujung Cinta

ucap El malu ia masih bersembunyi di semak-semak. "Oh leganya," ucap Elmira begitu keluar dari semak-semak. "Arya aku melihat buah di sana, lihatlah banyak buah segar yang bisa kita petik dan makan, ayo lah ambilkan untukku. Aku mau," ucapnya manja.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

Tanpa basa basi See han mencoba meminjam sepeda milik lelaki paruh baya itu. Setelah lama bernegosiasi, akhirnya lelaki paruh baya itu meminjam kan sepedanya, karena dia pun tak memakai nya. Dengan perlengkapan seadanya See han mulai membuat sebuah kotak untuk meletakkan bunga di belakang sepeda itu. Setelah selesai membuat, See han membawa beberapa bunga berkeliling komplek rumah itu. Saat See han menawarkan bunga, semua ibu ibu komplek itu keluar, bukan karena ingin membeli bunga, tapi karena ingin melihat tukang bunga tampan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Sang Primadona

Dendam Sang Primadona

Tatapan itu masih menyimpan kebanggaan seorang pria yang merasa dirinya tak bisa dijatuhkan. Dimitri berdiri di depannya, mengenakan setelan hitam khasnya, kancing jas dibuka separuh dan dasi sedikit longgar. Wajahnya dingin, tetapi rahangnya mengeras—tanda bahwa amarah sedang ditekan kuat-kuat di balik ketenangan yang dibuat-buat. "Berapa lama kau menanamkan pengaruhmu di dalam perusahaanku?" tanya Dimitri datar, nyaris tanpa nada.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Kemarahan? “Apapun yang diperlukan untuk membalas dendam menahun...” ***
101.4K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tanaman damar
Read
+Library
I'm Sorry Laras

I'm Sorry Laras

“Terima kasih telah bersedia meluangkan waktunya, Pak Damar. Benar, saya datang untuk mengajukan kerja sama antara Lunara Skin Essence dan VITech. Saya yakin kerjasama ini bisa menguntungkan kedua belah pihak.” Damar mengangguk, kembali duduk di kursinya sambil terus memperhatikan Indira dengan saksama. “Saya tertarik mendengar lebih lanjut,” ucapnya, suaranya kini lebih terkendali, meski matanya masih mencoba mencari jawaban atas perasaan aneh yang muncul di hatinya. “Silakan jelaskan.”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as tanaman damar
Read
+Library
Balas Dendam Bersama Om Tampan

Balas Dendam Bersama Om Tampan

ucap Davin. "Sekarang, mari kita bahas proyek di Medan. Pak Davin, mungkin harga bahan baku bisa diturunkan sedikit untuk kepentingan perusahaan kami, bagaimana?" lanjut Linda sambil memegang gelas anggur di tangan kanannya. "Jika itu yang diinginkan Linda, tentu saja," balas Davin. "Bersulang..." "Cheers..." Setelah itu Davin dan Linda sama-sama meneguk anggur yang ada di tangannya masing-masing.
938 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris

Dendam Sang Pewaris

Setelah beberapa jam mencari, ia menemukan petunjuk bahwa pria itu kini bekerja di sebuah bengkel kecil di pinggiran kota. "Aku akan menemui seseorang," kata Anisa tiba-tiba, membuat Dimas terkejut. "Dia bisa membantu kita." "Siapa?" tanya Dimas dengan curiga. "Satria. Mantan anggota Umbra. Dia tahu banyak tentang mereka, dan aku yakin dia punya alasan untuk membalas dendam." Dimas menggeleng pelan. "Ini terlalu berisiko, Anisa. Kau tidak tahu apakah dia bisa dipercaya."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Mengubur Cinta

Dendam Mengubur Cinta

tapi perasaan hangat itu segera lenyap begitu saja. Naomi tiba-tiba tersenyum tipis dan berdiri. "Kak Deon, jangan terlalu khawatir. Kebetulan tadi pagi aku nemu satu kantong darah di kamar mandi ...." Dia mengeluarkan sebuah kantong darah kosong dari saku bajunya. Ekspresi Deon langsung berubah muram. "Kalau tebakanku nggak salah, darah yang Kakak muntahkan tadi ... pakai ini, ya? Tujuannya supaya Kak Deon merasa kasihan padamu. Benar, 'kan?"
6.7K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as tanaman damar
Read
+Library
Dendam Dokter Tampan

Dendam Dokter Tampan

tambah Davin meremas bajunya sendiri dengan jemari. Lelaki paruh baya itu melepas kacamatanya, dan menatap Davin. “Kau hanya dikeluarkan, dan tidak akan diproses hukum. Aku rasa semua ini sudah tepat, mengingat kasusmu terlalu berat. Mengedarkan benda terlarang,” ujarnya.
772 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as tanaman damar
Read
+Library
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Ia tak bisa pergi ke manapun tanpa benda itu sejak dulu. “Tak seru kalau seperti ini, bukan. Aku lebih suka melihatmu menderita terlebih dahulu.” Damar menyaksikan kedatangan Ana. Tangannya bergerak menumbuhkan sesuatu di tanah. Duri-duri halus yang tidak mematikan tapi terasa menyakitkan. “Kemarilah, aku bisa menghangatkanmu yang kedinginan dengan baju terbuka seperti itu.” Damar meremas tangannya sembari memperhatikan Ana yang membawa rangkaian bunga segar.
1050.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as tanaman damar
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status