Blue Flame
Ia menggigit bibir, mencoba menahan rasa takut yang menggerogoti jiwanya.
Dengan tangan gemetar, ia meraih pegangan pintu dan perlahan membukanya. Pintu berderit pelan, memperdengarkan suara yang terdengar begitu nyaring di tengah keheningan yang mencekam.
Gadis itu melangkah keluar, dan detik berikutnya, napasnya tercekat.
Jejak darah.
Tumpahan merah tua mengotori lantai marmer yang biasanya bersih berkilau. Cairan itu masih basah, seolah baru saja mengalir beberapa jam yang lalu.
ตอนยอดนิยม