Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

Seorang pria terjatuh, darah segar mulai membasahi lantai rumah itu. 🌺🌺🌺
10114.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

Aromanya amis bercampur dengan manis. Ternyata, tangan kakiku terikat dengan kawat berlumur darah, perih menjalar. Aku dapati teman-temanku tergeletak semua di lantai, lantai dasarnya putih, dan bercorak darah yang mengering. Ada genangan yang masih segar, dekat di telapak kaki. Aku tahu itu karena rasanya dingin dan encer di ujung jari kaki. Aku perhatikan lekat-lekat dari mana genangan darah itu berasal. Ujung aliran darah itu yang tidak aku sangka dari tubuh dengan wajah yang tertutup rambut dan darah segar. Tubuh itu milik Yuuta. Dia berbaring terlentang tak bernafas.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Aaro

Terjebak Cinta Aaro

Saat itulah matanya menangkap banyaknya cairan merah yang tersebar di lantai kamar mandi dan juga di dalam closet. Zahra merasa semakin pusing. Ia buru-buru menyalakan shower untuk membersihkan diri dan berniat kembali ke kamar dan segera menelpon Aaro. Lantai yang penuh darah menjadi licin membuat Zahra harus ekstra hati-hati saat melangkah. Ia mengguyur semua darah di lantai itu dengan showet sekaligus membersihkan dirinya sendiri. Namun karena darah sepertinya terus mengalir dari pangkal pahanya, ia pun semakin ketakutan.
9.942.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 881 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Ia tak bergerak, tapi Naira tahu… dia sedang menunggu. Naira mencoba menekan bahunya yang berdarah, tapi darah itu tak mau berhenti. Warnanya semakin gelap—dari merah segar menjadi hitam pekat, seperti tinta. Setiap tetes yang jatuh ke lantai, angka 5 di marmer berdenyut seakan ikut meminum warnanya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

Seketika kedua lengan lawannya terputus, menggelinding di lantai disertai semburan darah panas. Jeritan panjang menggema di ruangan itu. “ARGHHHHH!!! Bajingan!!!” teriak pria itu, tubuhnya menggigil menahan rasa sakit yang tak tertahankan. Darah terus mengalir, menciptakan genangan merah di bawah kakinya.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Complicated Marriage

Complicated Marriage

Namun, bukan pijatan yang sampai ke bahu Pak Bima, tapi suara denting gelas yang beradu dengan lantai ruangan. PYAAR ! Pak Bima terkesiap, kemudian membungkukkan badan untuk mengambil pecahan kaca yang berserakan di lantai. "Aduh," rintihnya. Aku melongok ke arahnya dan menemukan darah yang mengucur di telunjuk kanannya. "Sudah, Pak. Biarkan saya aja yang bersihkan. Bapak cuci tangan, lalu lanjutkan makan siangnya."
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Sedikit terperanjat melihat banyaknya pecahan kaca juga tetesan darah di lantai. “Astaghfirullah, Raya!” Matanya terbelalak saat melihat Raya terduduk lemah di ujung kamar mandi, dengan tubuh yang basah, menatap kosong ke arah sudut, dikelilingi pecahan kaca bercampur barang-barang lain di lantai. Telapak tangannya mengeluarkan darah segar. Kaca diatas wastafel yang pecah cukup menjadi informasi bagi mereka tentang apa yang gadis itu lakukan sejak tadi.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Rahasia Majikanku

Rahasia Majikanku

"Nur, kau melihatnya?" Pertanyaan macam apa itu. Tentu saja aku melihatnya. Mataku tak rabun apalagi buta. Perempuan itu menatap kedua telapak tangannya yang bersimbah darah. Lantai keramik yang putih telah memerah. Lelaki bertubuh kekar itu tumbang dengan beberapa tusukan di dada. "Iya, Nyonya. Saya melihat semuanya."
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Bi Uti menjelaskan. Savita tersenyum lagi. Diletakkan teh manis hangat itu di nakas. Ketika Bi Uti melangkah mendekat, pandangannya jatuh ke lantai. Ada setetes kecil darah yang Savita tidak sadari jatuh dari tangannya tadi. “Nya, itu apa?” tanya Bi Uti seraya menunjuk lantai yang masih terkena noda darah itu, Savita mengikuti arah tatapannya dan mulai panik. Buru-buru dia mengambil tisu di meja kecil, berjongkok, dan menyeka lantai.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Dan di sudut ruangan, terlihat Rad duduk sambil menekuk lutut. Tangannya terangkat menutup kepalanya, dan tangan itu bersimbah darah. Darah mengalir dari telapak tangannya turun sampai ke siku. Melihat darah itu, Bree dengan tergesa melangkah mendekat, tetapi Rad mengangkat tangan. Melarangnya mendekat. Saat itu, Bree melihat bagaimana kuku keluar dari jari Rad. Dan hampir seluruh bagian tangannya tertutup warna hitam pembuluh darah yang menonjol.
9.538.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tangan berdarah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status